Semakin tinggi Intesitas saya menyaksikan Program yang dibawakan oleh Karni Ilyas selaku ‘Presiden’ Indonesi Lawyers Club. Semakin tinggi pula opini Publik akan Program Talk Show yang satu ini. Mengingat tayangan ILC semalam (21/2) yang bertemakan “Angie oh Angie..” acara tersebut lama kelamaan tidak menunjukan kalau program tersebut adalah Diskusi, tapi tempat para Advokat saling adu argumen sendiri-sendiri dan kadang diselingi dengan guyonan masalah pribadai yang akhirnya mirip dengan Infotaiment (Gosip).
Sungguh lucu memang melihat orang perang berlomba- lomba menunjukan kepinteran mereka dengan “melecehkan” teman sesama pengacara. Tayangan ILC semalam membahas soal pengakuan Angelina Sondakh jika dirinya tidak menggunakan Blackberry pada 2009.
Hasil perbincangan di ILC semalam, Publik semakin digiring dan semakin dibuat bingung. Siapakah yang bohong,siapa yang tidak bohong?.... mungkin Angie adalah Ujung tombak untuk terkuaknya kasus korupsi wisma Atlet. Sampai-sampai alam acara tersebut dihadirkan pula Psikiater dan Pengamat Prilaku untuk melakukan pengamatan tehadap Angie pada saat menjadi saksi di Tipikor Pekan lalu.
Sayangnya Psikiater dan pengamat prilaku hanya memberikan pengamatan secara umum. Justru dengan kehadiran mereka, publik akan banyak berharap dari kedua orang tersebut bahwa Angie jelas terlihat berbohong pada saat sidang.
Tapi sayangnya tidak!! Sampai-sampai Hotman Paris selaku kuasa Hukum Nazaruddin ikiut geregetan karena pengamatan kedua orang tersebut terlalu umum. Hotman pun menyindir “ Untuk apa bapak datang kesini kalau hanya memberikan penjelasan seperti itu?itu terlalu Umum Pak.!!!
Ngototnya si Pengacara nyentrik ini. Asumsi saya akan tayangan ILC ini, apakah Indonesia Lawyers Club sudah disetting sedemikian rupa untuk menggiring publik menjadi bingung dan ujung-ujungnya kasus wisma atlet akan hilang ditelan Bumi seperti kasus Century.
Jadi tujuan ILC ini hanya untuk menaikkan Rating dan masyarakat terus disajikan ‘Dagelan’ para politisi setiap minggunya tanpa menghasilkan hasil diskusi yang jelas!! Saya menunggu kapan ILC membahasa kasus LAPINDO? Dan Apakah bisa?