Langkah PT KAI untuk menertibkan penumpang yang suka naik di atap kereta ternyata belum efektif. Itu karena pada hari kamis (16/2) ini saja masih ada penumpang yang terlihat naik di atap walaupun dengan jumlah yang lebih sedikit di stasiun kereta api Kalibata, Jakarta Selatan.
Kalau masih seperti ini, adakah langkah selanjutnya dari PT KAI untuk mengatasi hal tersebut? Intinya, dari dalam diri kita masing-masing saja dlu, kalau naik diatap kereta itu sangat membahayakan nyawa. Kalau tidak datang dari diri sendiri terlebih dahulu, nampaknya akan sulit menghilangkan kebiasaan buruk ini.
Ayo, gerakan perilaku bertransportasi dengan baik. Tapi susah juga sih ya.. ga ada yang nyaman naik transportasi apapun di negara ini.. hehehe!!