Penyebab si Madun Tak Boleh Bermain Bola

21/02/12

dilihat: 464 kali           Komentar: 3

Penyebab si Madun Tak Boleh Bermain Bola

CERITAMU.COM - Safei kecil (Bapaknya Madun) diberikan bola oleh ayahnya. Ayahnya berpesan, agar Safei suatu saat bisa menjadi pemain sepakbola yang beriman. Pada suatu malam, ayahnya Safei menunggu anaknya itu untuk mengaji, Namun Safei kecil masih terus saja bermain bola.

Tak kunjung anaknya pulang, ayahnya Safei memutuskan untuk mencari Safei kelapangan. Naas, tiba-tiba saja mobil kencang datang lalu menabrak ayahnya Safei sampai membuat dirinya meninggal dunia tepat didepan Safei.

Akhirnya, Safei pun berjanji dimakam ayahnya, kelak akan mendidik anaknya sebagai anak yang soleh dan melarang anaknya bermain sepakbola.

Bagi kamu pecinta sinetron Tendangan Si Madun yang ketinggalan bahkan belum tahu alasan mengapa Madun dilarang bermain bola oleh bapaknya, Safei, mungkin cerita diatas adalah salah satu sebab tersendatnya cita-cita Madun selama ini.

Semua pasti mengetahui, Madun (Yusuf Mahardika) yang jago dalam bermain bola selalu dilarang untuk bermain olahraga tersebut oleh bapaknya. Beda dengan Martin (Baron Yusuf) yang selalu didukung oleh bapaknya bang Udin (Udin Nganga) yang diceritakan sebagai orang kaya dikampung tempat mereka tinggal.

Makin disukainya sinetron keluarga ini, memang keuntungan tersendiri bagi sinetron yang masih terbilang baru ini. Bahkan, Tendangan Si Madun berada di posisi pertama sebagai sinetron yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia berdasarkan data dari AGB Nielsen.

Dibarengi oleh makin bersinarnya pemeran utama dalam sinetron ini, Yusuf Mahardika, dengan seiringnya waktu, anak yang diketahui sebagai kapten Timnas U-14 Indonesia itu juga menjelma menjadi idola baru anak-anak Indonesia. Tapi, dengan jalan cerita yang agak mustahil bila diterapkan di pertandingan sepakbola sungguhan, memang sedikit membuat sinetron ini terkesan mengada-ada.

Namun, melihat perkembangannya justru keunikan itu yang membuat Tendangan Si Madun makin disukai. Tak ketinggalan, pembelajaran tentang kehidupan sosial dan agama juga menjadi daya tarik tersendiri tayangan ini. (HI)


Image: pikiran-rakyat.com

Untuk tetap terupdate kapanpun & di manapun, klik http://m.ceritamu.com/ dari browser, apapun ponsel Anda

3 total komentar

Jangan sampai kelewatan hadiah baru! Yuk lihat terus kebawah!

Close