Ahmad Albar
| Dilihat: 317 kali Jumlah Review: 6 |
Berita & Cerita TerkiniAhmad Albar sang vokalis band rock yang melegenda, God Bless ini hadir sebagai bintang tamu dalam konser ulang tahun grup band rock asal kota Bandung
/rif yang ke-18 tahun, yang digelar di ruas Jalan Cikapundung Timur Kota Bandung, Sabtu (12/5/2012) malam.
/rif pun mampu menggebrak Rakjat /Rif, sebutan fansnya dengan lagu yang sesuai dengan tema konser malam itu 'Rock & Roll Fantasy'. Bersama Iyek, panggilan Ahmad Albar, Andy melesatkan nomornya yang berjudul Raja.
Sontak pencinta rock dan Rakjat /rif pun semakin bersemangat. Tak hanya itu personel God Bless yang juga sudah melegenda, gitaris Ian Antono turut serta memainkan gitarnya bersama band /rif.
Info TambahanBerturut-turut, God Bless mengeluarkan sejumlah album rekaman seperti Semut Hitam (1988), Raksasa (1989), The Story of God Bless (1990), 18 Greatest Hits of God Bless (1992), dan Apa Kabar (1997).
Selain sering menggelar konser di banyak kota di Tanah Air, Ahmad Albar juga sempat menggelar konser di luar negeri. Pada 7 Februari 2004 misalnya ia tampil di Kuala Lumpur bersama God Bless memeriahkan ulang tahun grup rock Malaysia Search.
Seusai konser, Albar langsung bergabung dengan 11 penyanyi muda Duta (Sheila on 7), Armand Maulana (
Gigi), Fadly (Padi), Kikan (Cokelat), Andi (
/rif), Roy (Bumerang), Warna, Audy, Ratu, Rio Febrian, dan Glenn Fredly. Mereka bersama-sama menyanyikan "Rumah Kita" yang diambil dari album God Bless Semut Hitam.
Biografi SingkatAhmad Syech Albar lebih dikenal sebagai Ahmad Albar terlahir di Surabaya, 16 Juli 1946 silam. Ahmad Albar merupakan vokalis dari group usik God Bless. Ahmad lahir dari pasangan Syech Albar dan Farida Al-Hasni. Ibunya bercerai dan kemudian menikah dengan seorang artis, Jamaluddin Malik. Dari pernikahan mereka ini melahirkan seorang artis wanita, Camelia Malik.
Walau sudah tak muda lagi, namun kakak beradik yang sama-sama berprofesi sebagai penyanyi Achmad Albar dan Camelia Malik Kedua anak tokoh perfilman Indonesia, almarhum Djamaludin Malik mengaku kehidupan kecil mereka tak berbeda jauh dengan kehidupan anak-anak lain.
Menurut sang adik Camelia Malik atau yang biasa di panggil Mia, sang kakak dulu terbilang galak padanya. Mendengar tudingan tersebut, Iyek panggilan Ahmad Albar pun tertawa. Pentolan grup rock God Bless ini juga tak mau kalah dan balik menuding Mia anak nakal. "Bengal," kata Iyek. Penyanyi berambut kribo ini juga menyebut adiknya suka naik pohon dan berlari-lari tak karuan hingga jatuh. Mia sendiri hingga kini mengaku masih ingat saat memanjat pohon jambu yang diklaim Iyek sebagai milik pribadi.
Awal karier di dunia hiburan, ketika mulai dikenal sebagian bintang film kanak-kanak. Jenderal Kancil, sekitar tahun 1957. Kariernya di musik dimulai sejak ia usia 11 tahun, ia dan teman-temannya membentuk sebuah band bocah bernama Bintang Remaja, ketika mengikuti Festival Band Bocah di Lapangan Banteng, Jakarta. Tetapi dua tahun kemudian band ini bubar. Bersama Titi Qadarsih ia membentuk Kuarta Nada. Tapi band ini tidak bertahan lama kemudian bubar.
Sekitar tahun 1960, Iye berangkat ke Belanda. Di negara kincir angin yang banyak ditumbuhi bunga tulip itupun, anak ke dua dari enam bersaudara ini ternyata tidak bisa melepaskan gairah bermusiknya. Ia membentuk grup musik Take Five (1966-1967), yang sempat mengikuti festival dan berhasil meraih vokalis terbaik. Pada tahun-tahun 1967-1972 bersama grup Clover Leaf, Iyek menelurkan 9 single. Beberapa lagu di antaranya, "Don?t Spoil My Day" dan "Grey Clouds" cukup diminati publik Belanda pada zamannya.
Akhir 1972 bersama Ludwig Lemans, gitaris Clover Leaf, ia mengunjungi Indonesia. Di tanah air ia melihat dan mengamati kehidupan bermusik masyarakat Jakarta. Iye mencari musisi yang mau bergabung dengannya. Awal 1973, Iye bersama Fuad Hassan (drum), Donny Fattah (bass), Jockie Surjoprajogo (keyboard), dan Ludwig Lemans (gitar) mengadakan latihan di Puncak selama dua minggu, untuk menghadapi pergelaran musik di Taman Ismail Marzuki tanggal 5 Mei 1973. Dalam latihan mereka sepakat membentuk sebuah grup dengan nama God Bless.
Kesuksesannya saat merilis album perdana bertajuk God Bless pada tahun 1975 membuat grup rock itu menjadi grup pembuka konser grup rock dunia ??Deep Purple?? di Jakarta. Figur Ahmad Albar meroket menjadi superstar rock Indonesia dan Majalah Tempo edisi 27 September 1975 menjadikan dia sebagai laporan utama dengan memajang foto Albar di sampul depan.
Ahmad Albar yang berambut kribo kemudian membentuk grup Duo Kribo bersama Ucok Harahap vokalis AKA Band yang juga berambut kribo. Duet Ahmad Albar sempat mengecewakan sebagian penggemarnya ketika pada 1979 merilis album dangdut berjudul Zakia atas prakarsa wartawan majalah musik Junior, Masheri Mansyur. Maklum ketika itu dangdut masih kerap dianggap sebagai musik kampungan oleh sebagian masyarakat.
Pada tanggal 26 September 2007, Ia ditangkap di rumahnya karena diduga terlibat kasus penemuan 490 ribu butir ekstasi di apartemen Taman Anggrek, Jakarta Barat. Ia pun terancam menghadapi pasal berlapis. Sejumlah tuduhan yang diarahkan oleh penyidik antara lain bersekongkol dengan buronan kasus narkoba, memiliki dan menggunakan narkoba.
Ia pun dituduh menyembunyikan Jenny, seorang buronan narkoba di rumahnya, Cinere, Depok. Jenny merupakan kurir kasus penemuan 490 ribu butir ekstasi di apartemen Taman Anggrek, Jakarta Barat. Polisi juga menuduh Ia memiliki sebutir ekstasi yang ditemukan di dalam kamar mandinya. Hasil tes urine Ahmad Albar juga menunjukkan adanya kandungan narkoba. Akibat dari perbuatannya itu akhirnya ia dijatuhi hukuman 8 bulan penjara potongan tahanan 7 bulan dan denda 6 juta rupiah. Vonis ini lebih rendah dari tuntutan JPU, 1 tahun penjara. Iye akhirnya bebas pada tanggal 11 Juli 2008.
Ahmad Albar biasa juga di panggil dengan julukan Iye. Ahmad Albar pernah menikah dengan artis Rini S. Bono dan mempunyai tiga putra Fauzi Albar, seorang aktor yang bernama Fachri Albar, dan Fadli Albar. Seperti ayah dan ibunya yang bercerai, Ahmad Albar pun bercerai dengan Rini pada 30 September 1994.
Dari pernikahannya dengan Rini, Ahmad Albar dikaruniai tiga anak. Salah satunya adalah Fahry Albar yang mengikuti jejaknya sebagai artis.Bercerai dari Rini, Ahmad Albar sempat menjalin cinta dengan Cut Keke. Sayangnya, percintaan dua sejoli tersebut tidak berjalan mulus. Hubungan asmara itu akhirnya putus. Kenangan pahit percintaannya itu membuat pelantun Panggung Sandiwara ini tak mau gegabah dalam melangkah.
Karya
2010 D'Love
- 1979 Cubit-Cubitan
- 1978 Kuda-Kuda Binal
- 1977 Duo Kribo
- 1976 Si Doel Anak Modern
- 1974 Perawan Malam