Ari Lasso
| Dilihat: 554 kali Jumlah Review: 12 |
Berita & Cerita TerkiniCerita kali ini datang dari musisi Ari Lasso (mantan vokalis
Dewa 19) yang menggelar konser amal untuk membangun sekolah masyarakat miskin di Makasar, Sokola Pesisir Mariso. Tak hanya Ari Lasso tetapi Andra and the Backbone juga ikut berpatisipasi dalam konser amal yang diselenggarakan di Melbourne, Australia, Selasa (3/4/2012) malam.
Konser amal yang bertajuk INDONATION Save the Nation, Make Donation! Yang berlangsung di Melbourne City Convention Center ini digelar oleh Persatuan Pelajar Indonesia Australia cabang Deakin University bekerjasama dengan Komunitas Anging Mammiri Melbourne, organisasi masyarakat Bugis Makassar di kota Melbourne, Australia.
Sebelum konser, Ari Lasso dan Andra and the Backbone mengadakan klinik musik dan meet and greet pada Minggu 1 April untuk menyapa para penggemar mereka di Melbourne dan juga untuk memberikan tips bermusik kepada pemusik-pemusik lokal.
Selama konser, video pendek memperkenalkan aktivitas Sokola pun diputar untuk mengetuk hati warga Australia dan Indonesia yang ada di Melbourne. Di sela-sela persiapan konser, Ari Lasso dan Andra Ramadhan sama-sama mengaku bersemangat membantu kegiatan amal ini.
Info Tambahan
Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga Surabaya adalah kampus dimana Ari menimba ilmu. Dulu bersama Grup band Dewa 19 yang terdiri atas
Ahmad Dhani, Erwin, Wawan dan Andra itu, Ari Lasso pun menjadi bagian dari band yang pertamanya beraliran musik Jazz kemudian berganti menjadi band rock.
Namun pada akhirnya ia pun keluar dari
Dewa 19 dan posisi Ari di band itu digantikan oleh Once, selanjutnya Ari Lasso pun menjalani kariernya sendiri sebagai penyanyi solo.
Biografi SingkatAri Bernardus Lasso, atau lebih dikenal dengan nama Ari Lasso adalah penyanyi pop Indonesia. Dulu sejak SD ia sudah mengenal musik-musik Queen, Rod Stewart, The Police, Rolling Stones, dan John Denver.
Ari Lasso dibesarkan dalam pasangan keluarga sederhana, Bartholomeus B.Lasso dan Sri Noerhida. Ayahnya yang seorang pegawai negeri, menyebabkan dia harus berpindah-pindah sekolah. JenjangSD dilewatinya di tiga kota: Madiun, Bojonegoro, dan akhirnya Surabaya.
Sejak SD, pria kelahiran Madiun, 17 Januari 1973 ini sudah mengenal komposisi Queen, Rod Stewart, The Police, Rolling Stones, dan John Denver. Ari terbilang murid yang cerdas. Masa SMP-nya dilewatinya dengan gemilang. Dia selalu menjadi juara kelas. Menjelang Ebtanas, Ari muda mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Motivasinya hanya satu yakni meraih NEM yang bagus, supaya diterima SMAN 2 Surabaya.
Ia ngotot masuk sekolah itu karena dia tahu, di sekolah itu dia bisa menyalurkan bakatnya dalam bermusik. Dan memang betul.Di SMA itu dia bertemu dengan sesama penggila musik.
Setelah itu, Ari pun bertemu dan berkawan bersama Wawan Juniarso, dramer Dewa pertama dan Piyu (gitaris PADI) membentuk Outsider Band. Yang kemudian ia direkrut Los Angels Band, cikal bakal band Boomerang. Hal tersebut Ari alami semasa masih duduk di Bangku SMA 2 Surabaya.
Saking asyiknya ngeband dan selain itu juga hobi banget berpetualangan alam, akhirnya prestasi akademik Ari terbengkalai. Dari yang selalu juara pertama SMP, prestasi Ari melorot ke rangking dua dari belakang.
Dengan sisa-sisa napas, dia beruntung selalu bisa naik kelas. Kenyataan itu tak membuatnya kapok dalam main band. Hingga ketika Ebtanas, Ari nekat mengambil jalan pintas. Dia menyontek teman di sebelahnya yang juara kelas. Entah apakah karena nyontek itu atau karena apa, nilai Ebtanas Ari ternyata tertinggi kedua di antara teman-temannya. Padahal selama di SMA, ia sama sekali tidak mengerti apa itu integral, diferensial, dan sebagainya.
"Prestasi" itu justru membawa beban mental bagi Ari. Dia harus membuktikannya dengan diterima di Perguruan Tinggi Negeri. Karena itulah, Ari lalu belajar keras selama tujuh hari tujuh malam menjelang UMPTN. Hasilnya dia diterima di Fakultas Ekonomi, Unair.
Awalnya, Ari kuliah dengan serius. Hingga suatu ketika dia bertemu Ahmad Dani yang merangsang kembali nafsu bermusiknya. Singkat kata Ari didaulat menjadi vokalis band "Dewa 19." Melalui perjuangan yang panjang akhirnya "Dewa 19" berhasil masuk dapur rekaman dan berhasil mengantongi penghargaan sebagai 'Pendatang Baru Terbaik' dan 'Album Terlaris' versi BASF Award 1993 lewat hit Kangen.
Ari mulai banyak melakukan show di berbagai daerah, sehingga kuliahnya terbengkalai. Ari dihadapkan pada pilihan sulit antara kuliah atau karir musik. Akhirnya peraih penghargaan Artis Solo Pria Terbaik Kategori Pop (2000) dan Artis Solo Pria Terbaik Kategori Alternatif (2002) versi Anugerah Musik Indonesia-Sharp Awards ini berketetapan hati memilih yang terakhir.
Jalan hidupnya tak selalu mulus saat bintangnya sedang bersinar terang, Ari malah 'bersahabat' dengan narkoba. Selama menjadi budak putauw itu, ia sering menghilang tak tentu rimba. Berulang kali, ia lari lagi, ia sempat menjalani pengobatan untuk lepas. Tapi, gagal lagi, gagal lagi. Proses ini terjadi selama 7 tahun.
Setelah melewati proses perenungan, Ari menemukan jalan keluar atas ketergantungannya itu, ia harus mengurangi salah satu beban hidupnya. Antara lain dengan melepaskan karir dan kesuksesan yang sudah ia dapat.Keputusannya itu mendapat tentangan keras dari teman-temannya di Dewa. Tetapi Ari sudah bertekad untuk menyelamatkan jiwa dan tubuhnya lebih dahulu.
Ari lalu pulang ke Surabaya dan bergulat dengan dirinya untuk menyembuhkan diri. Sampai akhirnya datang tawaran dari Melly Goeslaw untuk duet. Dengan tekad yang kuat, akhirnya penikmat buku Catatan Pinggir karya Goenawan Muhamad ini bisa lepas dari ketergantungan narkoba. Salah satu peristiwa yang mendorongnya untuk memulihkan diri adalah ibunya yang sakit kanker.
Ari mencoba berobat sejak tahun 1997, dan akhirnya ia dapat bebas pada Desember 2000 lalu. Setelah ibunya meninggal tanggal 8 Desember tahun 2000, ia hanya berobat ke dokter sekali. Menurut Ari, yang mampu mengusir ketergantungan adalah niatnya yang kuat.
Suami dari Vita Desy (yang punya saudara kembar) ini mengungkapkan obsesinya untuk berkarir di bidang musik sampai sepuasnya. Selain itu dia punya keinginan yang sangat sederhana.
Ia hanya ingin setiap pulang ke rumah, Ari melihat istri dan anaknya sehat, makan dengan cukup dan mendapat pendidikan yang baik. Sebenarnya itu saja intinya. Setelah Ayah dari Aura Rifanya Maharani atau Olla ini melewati berbagai macam naik turunnya kehidupan, kesuksesan maupun kegagalan, akhirnya yang menjadi cita-citanya hanya satu melihat keluarga, orang-orang yang menjadi darah dagingnya, belahan jiwanya itu hidup berkecukupan dan berbahagia.
KaryaALBUM :
Bersama Dewa 19
- 1992 Dewa 19
- 1994 Format Masa Depan
- 1995 Terbaik Terbaik
- 1997 Pandawa Lima
- 1999 The Best Of Dewa 19
SOLO
- 2001 Sendiri Dulu
- 2003 Keseimbangan
- 2004 Kulihat, Kudengar, Kurasa
- 2006 Selalu Ada
- The Best Of (album Ari Lasso)
- 2009 Pengasihmu
- 2010 I Have A Dream
- Single 2011 : - Ari Lasso Feat. Sandy Canester Satu Cinta - Kata Siapa
Penghargaan
- Best Inspirational Artist Penghargaan MTV Indonesia 2005
- Artis Solo Pop Pria terbaik Penghargaan Anugrah Musik Indonesia ke-11
- Penghargaan platinum Aquarius Musikindo