Dian HP

Dilihat: 218 kali             Jumlah Review: 4

Dian HPDian HP
Berita & Cerita Terkini

Bulan November 2011 lalu jadi tahun perkawinan Dian HP dan Ari Tulang, Hah? semua pada kaget, maksudnya duet kolaborasi koreografer dan musisi ini pun telah berlangsung pada 30 November 2011 lalu mengiringi konser Vina Panduwinata.

Sekitar 38-40 lagu dan beberapa lagu pun ia medley. Sebelum dimulai Gladi Resik Dian HP dan Team, juga Avatara88 manajemen pun melaksanakan selamatan untuk keberhasilan konser Vina. Konser tersebut pun terbilang sukses dan mampu menghibur setiap fans yang menyaksikan konser itu.

Info Tambahan

Sebagai pemusik yang kerap menjadi pengiring, musisi-musisi yang pernah diiringinya antara lain Ruth Sahanaya, Siti Nurhaliza, Vina Panduwinata dan Titiek Puspa. Lulusan IKJ ini juga membuat musik film (original score) dan lagu soundtrack film. antara lain Love is Cinta karya sutradara Hanny Saputra.

Bulan November 2011 lalu jadi tahun perkawinan Dian HP dan Ari Tulang, Hah? semua pada kaget, maksudnya duet kolaborasi koreografer dan musisi ini pun telah berlangsung pada 30 November lalu di konsernya Vina Panduwinata.

Sekitar 38-40 lagu dan beberapa lagu bakal ia medley agar fans setia tetap bisa mendengar lagu-lagu yang menjadi favorit. Sebelum mulai Gladi Resik Dian HP dan Team, juga Avatara88 manajemen melaksanakan selamatan untuk keberhasilan konser Vina.

Biografi Singkat

Dian Hadipranowo atau lebih dikenal dengan Dian HP kelahiran Tunisia, 2 Agustus 1965 silam ini, merupakan penata musik film dan sinetron serta pengiring musik di televisi.

Meski tidak berasal dari keluarga musisi, musik adalah satu hal yang sudah dikenal Dian sejak kecil. Putri diplomat Singgih Hadipranowo ini telah mengenal piano pada usia dua tahun. Sebelum lulus sekolah dasar, Dian telah menguasai piano dan mampu membaca partitur.

Ia mulai belajar musik secara serius saat keluarganya tinggal di Moskow, Rusia pada tahun 1970-an. Saat itu les musik klasik dan pertunjukan balet dan teater Bolshoi menjadi santapan rutinnya.

Namanya sering kita lihat di layar televisi menjadi penata musik atau pengiring untuk acara-acara variety/reality show. Akan tetapi, selama lebih dari 20 tahun malang melintang di dunia musik profesional, nama Dian HP jarang dimasukan kedalam daftar pencipta lagu produktif. Itu karena ia memang jarang menciptakan lagu. Buatnya tidak gampang mencipta lagu, karena menurutnya selalu dibutuhkan momen khusus saat membuat lagu.

Sebagai penata musik, Dian menggarap rekaman album mulai dari penyanyi cilik Tasya hingga Ruth Sahanaya dan kelompok vokal Warna. Dian juga yang berada di balik sukses konser musik dan pergelaran drama musikal sekelas Mahadaya Cinta dari GSP Production dan Kupu-kupu, A Tribute to Titiek Puspa.

Lulusan IKJ itu juga sangat laris mendapat pesanan membuat musik film dan lagu untuk soundtrack film. Film terbaru yang ia garap soundtrack-nya adalah Love is Cinta karya sutradara Hanny R. Saputra. Itu semua dari sisi komersial musik yang bisa dijual. Sisi idealisme juga tak ditinggalkan Dian.

Di album cilik itu, Dian mengisi 10 lagu dengan lagu andalan berjudul Lagu Untuk Ibu yang akan resmi dirilis, 23 Juli. Sedangkan liriknya diambil dari puisi yang ditulis oleh penyair Sitok Srengenge. Di album ini, Dian memiliki peran yang sangat besar yakni sebagai music director juga arranger untuk semua lagu.
Dian sadar akan menemui rintangan dalam memasarkan album anak. Sebab, saat ini belum ada pasaran lagu anak-anak.

Nama Dian makin dikenal di lingkungan musisi, dan ia berkesempatan berkolaborasi dengan nama-nama besar, mulai dari A. Rafiq, Fariz RM, Jimmy Manopo, Dian Pramana Poetra, hingga Guruh Soekarnoputra dan Titiek Puspa. Cita-citanya saat ini yang belum kesampaian adalah membuat konser anak, dimainkan oleh anak-anak dan untuk anak-anak.

Sebagai guru, dia pernah mengajar di Yayasan Musik Indonesia dan saat ini mengelola sebuah sekolah musik miliknya sendiri.

Sebagai musisi, ia sedang bereksperimen menggarap album keroncong bersama penyanyi Ina Raseuki (Ubiet) dan musisi jazz Riza Arsyad. Meski tidak berasal dari keluarga musisi, musik adalah satu hal yang sudah dikenal Dian.

Dalam pendidikan ia pernah belajar Piano Privat diberbagai negara karena mengikuti ayahnya yang seorang diplomat, yang diharuskan Dian berpindah-pindah tempat tingal, dari satu negara ke negara lain, yang waktu itu ia manfaatkan untuk belajar piano secara privat antara lain di Moskow, Rusia dengan Madame Olga (1972-1976), di Bonn, Jerman (1981), di Bad Codesberg Music Schule, Jerman (1982), dan akhirnya ia ke tanah air dan masuk Institut Kesenian Jakarta (IKJ) jurusan Musik (Piano), selain itu ia pun kursus Jazz Piano pada Indra Lesmana, Kursus music pada Didi AGP dan Haryo Yose Guyoto.

Selain itu, Dian pun memiliki kegiatan lain yakni menjadi Anggota Komite Musik Dewan Kesenian Jakarta periode tahun 2009-2012.

Karya

Sebagai penata musik

soundtrack :

Penghargaan

  • Menerima Piala Festival Sinetron Indonesia (FSI) sebagai Penata Musik Sinetron Terbaik tahun 1997 dalam sinetron “Sepanjang Jalan Kenangan” oleh Sutradara Hanny Saputra.
  • Penata Musik dan Produser Album Anak-Anak Terbaik Album Tasya “Istana Pizza” AMI (Anugrah Musik Indonesia) 2003
  • Menerima Penghargaan dari Ruth Sahanaya Management sebagai salah satu penata musik yang berperan dalam karir Ruth Sahanaya ( 2006)
  • Penata Musik Terbaik FFI 2007 untuk film “Love is Cinta” (2007)
  • Menerima penghargaan 21 wanita berprestasi ( 2008)
  • 10 Inspiring Women , Clara Magazine (2009)
  • 100 Wanita berpengaruh 2011 , versi Majalah SWA sembada

4 total review

Jangan sampai kelewatan hadiah baru! Yuk lihat terus kebawah!

Close