Tantowi Yahya
| Dilihat: 305 kali Jumlah Review: 4 |
Berita & Cerita TerkiniPolitisi dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), Tantowi Yahya makin percaya diri untuk menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017. Ia yakin bisa merebut kursi orang nomor satu di Jakarta, dan mantab bertarung dalam Pilkada mendatang.
"Saya optimistis. Kalau acuannya survei, saya tertinggi saat ini diantara kader-kader Golkar," kata Tantowi, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/3).
Pasalnya, Partai Golkar telah mengusung dua nama yakni, Tantowi Yahya dan Alex Nurdin. Namun keputusan resmi dari Partai berlambang pohon beringin itu belum diputuskan. Kabarnya besok, (8/3) kandidat resmi cagub dari Golkar akan diumumkan.
Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, anak buah
Aburizal Bakrie ini telah mempersiapkan antisipasi program utama yang akan ia laksanakan jika terpilih jadi Gubernur DKI. Salah satunya yaitu menangani masalah macet dan banjir di Jakarta yang tidak kunjung reda.
"Banjir itu pertama adalah soal peningkatan anggaran. Karena, macet dan banjir adalah dua masalah terbesar di Jakarta. Anomalinya adalah, anggaran yang disediakan hanya 10 persen dari APBD. Enggak mungkin lah kita bisa berbuat banyak kalau anggarannya terbatas," kata Tantowi di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/3).
Selain itu, Tantowi juga berjanji akan meningkatkan kesejahteraan untuk profesi Guru. Terutama Guru yang non PNS, ia menginginkan agar gaji guru honorer setara dengan gaji Guru PNS.
(Sumber Kutipan: Suarapembaruan.com &Tribunnews.com)
Info TambahanDengan seabrek kesibukan menyanyi dan MC, Tantowi juga aktif di beberapa kegiatan. Antara lain, Tantowi juga terpilih sebagai Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Amerika (PPIA) masa bakti 2004-2006. Pada tahun 2005 Tantowi diundang sebagai wakil Indonesia di Eisenhower Fellowship, sebuah event internasional yang mempertemukan wakil-wakil dari berbagai negara.
Event tersebut dihadiri oleh para politikus, pejabat tinggi pemerintahan ataupun pegusaha. Dalam event itu, Tantowi adalah satu-satunya orang yang mempunyai background entertainment. Setahun kemudian Tantowi dinobatkan sebagai Duta Baca Indonesia (DBI) tahun 2006 oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI). Pada tahun yang sama, Tantowi mendirikan 'Tantowi Yahya Public Speaking School'. Sebuah lembaga pendidikan yang khusus untuk mengajarkan bagaimana seseorang dapat berbicara dengan baik di depan public.
Program telivisi yang pertama dibawakannya adalah kuis Gita Remaja, yang ditayangkan di TVRI pada 1989. Ia terkenal sebagai pembawa acara kuis Who Wants To be a Millionaire yang ditayangkan di RCTI dari 1999 hingga 2006.
Selain itu kakak kandung presenter Helmi Yahya ini dikenal sebagai penyanyi country Indonesia. Dia pernah menerima penghargaan sebagai penyanyi country & Balada Terbaik versi AMI-Sharp Awards 2001. Kini Tamtowi memandu acara musik country di MetroTV dan memimpim komunitas pecinta musik country seluruh Indonesia, ICMC.
Dalam bidang presenter acara kuis Tantowi sudah sangat berpengalaman. Maka tak heran jika dalam ajang Panasonic Awards ke-12 yang digelar pada 27 Maret 2009, ia berhasil menjadi Presenter Kuis/Game Show Favorit pilihan pemirsa.
Dalam Pemilu 2009, 9 April 2009, Tantowi maju sebagai calon legislatif dari partai Golkar daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan (Sumsel). Dalam perhitungan sementara, Tantowi berada di urutan teratas.
Dalam Pemilu 2009, Tantowi berhasil menjadi salah satu artis yang akhirnya melenggang ke Senayan sebagai wakil rakyat.
Biografi SingkatTantowi Yahya lahir di Palembang, Sumatera Selatan, 29 Oktober 1960 adalah seorang pembawa acara televisi terkenal dan juga ikon musik country di Indonesia. Ia adalah kakak dari Helmi Yahya yang juga seorang pembawa acara.
Masa kecil
Sejak kecil, putra pasangan H.M. Yahya Matusin dan Hj. Komariah Yahya ini telah bercita-cita menjadi orang beken. Untuk mewujudkan itu, Tantowi pun tak segan berusaha keras. Sejak kelas 2 SMU, Tantowi belajar sambil mengajar bahasa Inggris di tempat dia kursus saat kelas 1 SMP.
Karier bisnis
Lulus SMU tahun 1979, Tantowi yang beragama Islam ini hijrah ke Yogyakarta kuliah D1 Akademi Perhotelan di Yogyakarta.Setelah itu, Tantowi pindah ke Jakarta. Karier kerjanya diawali sebagai resepsionis di Hotel Borobudur Jakarta pada tahun 1982. Dua tahun kemudian, dia pindah ke Hotel Hilton. Tahun 1987 Tantowi pindah ke perusahaan pita kaset BASF. Berkat usaha kerasnya, Tantowi menduduki jabatan Promotion Manager dalam waktu 2 tahun.
Pada tahun 1994, berbarengan dengan keluarnya Tantowi dari BASF karena pabrik itu menutup produksi kasetnya (Pabrik BASF di Jerman menutup produk pita kaset karena dinilai sebagai sunset product yang posisinya sudah digantikan oleh disc), Tantowi sudah berkibar dengan usahanya di bawah bendera PT Ciptadaya Prestasi. PT Ciptadaya Prestasi yang sering disebut dengan akronim Ceepee (baca: Cipi), bergerak di bidang rekaman, PH (Productions House), artist management, promotion, dan event organizer.
Beberapa artis yang berada di bawah bendera Ceepee adalah Lusi Rachmawati, Sherina, Molukas, dan Tantowi sendiri. Ceepee juga pernah merancang acara BASF Award 1992-1994, Miss Indonesia Pegant 1994 sampai 1996, 60 Tahun Unilever Indonesia, Citra Pariwara1994-1995, We Are Indonesia Concert Istana Bogor 1999, dan acara Panasonic Award.
Penghargaan