Tompi

Dilihat: 433 kali             Jumlah Review: 11

Berita & Cerita Terkini

Munculnya grup musik Trio Lestari ke blantika musik tanah air, ternyata mempunyai cerita khusus dalam bermusik mereka. Grup yang terdiri dari penyanyi kenamaan Indonesia seperti Glenn Fredly, Tompi, dan Sandhy Sandoro ini, berencana mengkritik keadaan yang dialami bangsa kita saat ini lewat lirik-lirik lagu ciptaan mereka.

3 musisi kenamaan tersebut siap menggelar konser romantis pada bulan April mendatang. Tiga musisi yang bersahabat itu pun menjanjikan konser itu istimewa dengan menyertakan Big Band pada konser yang digelar pada tanggal 7 April 2012 itu di Krakatau Ballroom Hotel Horison Semarang, Jawa Tengah.

Rajawali Indonesia selaku promotor konser ini juga menjamin, bahwa konser Trio Lestari siap menggalaukan para penggemar yang menyaksikan konser nanti dengan hits-hits romantis yang siap disajikan dalam konser. Tak hanya sebatas konser, menurut cerita pihak promotor dalam konser itu juga terdapat sesi talkshow-nya.

Info Tambahan

Bersama Glenn Fredly dan Sandhy Sandoro, Tompi berkolaborasi dalam grup yang mereka namakan Trio Lestari. Selain itu, band legendaris asal Inggris, The Beatles adalah inspirasi Sandhy dalam berkarya.

Selain itu, Tompi pun bersama beberapa penyanyi wanita papan atas tanah air lainnya pun sering melakukan duet contohnya bersama Shanty ia pun pernah berduet membawakan lagu Hanya Memuji dengan mengarransemen ulang lagu tersebut oleh Tompi sendiri pada tahun 2009 lalu.

Biografi Singkat

Teuku Adifitrian atau lebih dikenal dengan nama Tompi terlahir di Lhokseumawe, Aceh, 22 September 1978 silam lalu ini adalah penyanyi jazz dan pembawa acara Indonesia. Ia dikenal melalui album Bali Lounge dan juga solo album-nya. Lahir dan besar di Lhokseumawe Aceh, karakter vokalnya dipengaruhi oleh nyanyian tradisional Aceh dan mengaji Al-Qur'an. Selain menyanyi, dia adalah seorang dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan telah meraih gelar spesialis bedah plastik pada tahun 2010. Ia merilis albumnya bersama penyanyi Alda Rizma Elfariani.

Bermula dari kegiatan kampus, Tompi mulai memberanikan diri untuk tampil bernyanyi. Dari sinilah olah vokalnya terus terbentuk melalui perjumpaannya dengan Bertha dan Tjut Deviana.

Pengalaman pula yang akhirnya telah membawa warna suara dan musik pada Tompi sekarang. Selain bernyanyi, Tompi juga mengembangkan dirinya untuk menciptkan lagunya sendiri. Ia mulai menciptakan beberapa lagunya sendiri di waktu senggangnya dengan bantuan alat perekam kecil atau bahkan telepon genggamnya. Ia mengambil inspirasi pembuatan lagu dari suasana sekitar atau juga pengalaman pribadi dari orang orang terdekatnya.

Setelah cukup lama 'ngamen' dari satu acara ke acara lain, Ia mendapat tawaran untuk menjadi house band di The Bar, Four Season Hotel. Perjalanan karirnya sebagai penyanyi profesional telah membawanya ke berbagai pengalaman, termasuk menjadi vokalis grup band CHEROKEE yang memberinya kesempatan untuk tampil di Singapore selama 3 hari berturut turut. Dan dijuluki sebagai SuperVocalist atau SuperSound.

Tak sampai di situ, Ia berkesempatan bergabung dengan BALI LOUNGE, Band dengan warna musik yang cenderung etnis modern. Kemampuan olah vokal Tompi pun banyak terasah di sini, sehingga kini Tompi memiliki warna suara yang sangat khas. kini akhirnya memutuskan untuk membuat album solo dan bersolo karir.

Pria lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang tengah menempuh spesialisasi di bidang bedah plastik itu telah merilis album Cherokee (2004), Bali Lounge (2004), T (2005)dan Soulful Ramadhan (2005).

Tompi pun memiliki kisah yang dibukukan mengenai kisahnya sebagai dokter yang terjun ke dunia entertainment sepertinya, buku tersebut berjudul The Doctors, The Untold Stories. Dalam buku tersebut, selain terdapat kisah dokter Tompi ada pula Dokter Boyke, Lula, dan Sonia dalam buku tersebut.

Kisahnya Tompi adalah penyanyi yang kesasar di dunia kedokteran. Awalnya dokter Tompi ingin menjadi seorang insinyur tapi keluarganya menginginkan Tompi menjadi seorang dokter. Bagi masyarakat Aceh, profesi dokter adalah profesi yang sangat terhormat di masyarakat. Namun Tompi justru terlebih dahulu dikenal sebagai seorang penyanyi. Sebagai seorang musisi, dokter Tompi menjalani dua karier dengan sangat bagus.

Dalam buku yang diterbitkan Bhuana Ilmu Populer ini, dokter Tompi mengisahkan perjuangannya sebagai mahasiswa kedokteran. Ketika sedang terjadi kerusuhan 1998, ia masih menjadi mahasiswa kedokteran harus bertahan hanya dengan uang 6 ribu rupiah selama 3 hari. Dokter Tompi juga mengisahkan bagaimana ia harus bernyanyi di pagi hari setelah semalaman jaga malam di rumah sakit. Ketika itu, dokter Tompi sampai ketiduran di atas panggung. Orang-orang mengira Tompi begitu karena sangat menghayati musik, namun ternyata dokter Tompi benar-benar tidur.

Tompi mengakhiri masa lajangnya pada 1 September 2006 dengan menikahi kekasihnya, Arti Indira yang sudah dipacarinya selama 6 tahun.

Tahun 2007, Tompi kembali meluncurkan album solo keduanya, PLAYFUL. Dengan 13 lagu di dalamnya. Di dalam album ini terdapat lagu anak-anak yang diaransemen dengan musik khas Tompi, Balonku. Lagu ini spesial dilantunkan Tompi demi buah hatinya, Teuku Omar Dakari, yang lahir di Jakarta pada tanggal 4 November 2007.

Meski disibukkan dengan jadwal prakteknya sebagai seorang dokter namun Tompi tetap produktif berkarya menghasilkan lagu-lagu jazz terbaik. Album ketiganya yang diberi judul MY HAPPY LIFE diluncurkan pada 2008. Album ini menjagokan lagu Sedari Dulu sebagai single utama dan disusul dengan single Menghujam Jantungku.

Karya

ALBUM :

  • 2010 Tak Pernah Setengah Hati
  • 2009 Paris Jakarta Express
  • 2008 My Happy Life
  • 2007 Playful
  • 2006 Soulful Ramadhan
  • 2005 T
  • 2004 Cherokee
  • 2004 Bali Lounge

Penghargaan

  • AMI Awards 2008 Bidang Karya Produksi R&B Terbaik untuk lagu Salahkah
  • AMI Awards 2009 “KARYA PRODUKSI R & B TERBAIK”, untuk lagu “SEDARI DULU”

11 total review

Jangan sampai kelewatan hadiah baru! Yuk lihat terus kebawah!

Close