Wa Ode Nurhayati
| Dilihat: 791 kali Jumlah Review: 17 |
Berita & Cerita TerkiniTersangka dugaan korupsi penyalahgunaan Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah Wa Ode Nurhayati mengaku siap untuk melakukan pembuktian terbalik atas kepemilikan uang sebesar Rp 10 milliar, yang saat ini sudah disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Tentang TPPU, menyita dua rekening saya. Rekening bisnis dan rekening dollar, itu yang diperiksa. Dan Alhamdullilah, semuanya sudah saya jelaskan dan tidak ada satupun transaksi yang bersumber dari kejahatan, termasuk deposito Rp 10 miliar yang disita," papar Wa Ode.
Wa Ode mengaku semua uang itu adalah hasil usaha jual beli mobil yang dimilikinya ada sebelum menjadi anggota DPR. Menurut Wa Ode, uang Rp 10 miliar miliknya itu bukanlah hasil tindak pidana korupsi.
"Itu dari hasil usaha pribadi, dari sebelum jadi anggota DPR, seperti (usaha) konveksi," kata kader Hatta Rajasa itu.
Politisi Senayan itu juga menceritakan bahwa sejauh ini dirinya hanya melakukan transaksi usaha dikisaran Rp 500 juta - Rp 2 miliar berkaitan dengan usaha pribadi yang dia yakini sebagai usaha yang diijinkan untuk seorang anggota DPR RI.
Perlu diketahui, pembuktian terbalik telah diatur dalam peraturan Perundangan-Undangan. Hal tersebut diatur pada Pasal 188 ayat 2 Undang-Undang Nomor 8 tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana dan Pasal 37A Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 yang menerangkan terpidana korupsi harus menjelaskan asal-usul hartanya.
(Sumber Kutipan: Jpnn.com & Detik.com)
Info TambahanSetelah berstatus tersangka, KPK mengeluarkan surat cekal kepada Wa Ode Nurhayati, dua orang stafnya, pengusaha dan seorang lelaki misterius.
Menurut berita yang dilansir oleh tribunnews.com (9/12/2011) lelaki tersebut bernama Far Arafiq atau Farhat Arafiq yang juga merupakan anak dari pendangdut senior Arafiq.
Ia adalah ketua Umum Gema MKG yang merupakan sayap organisasi tertua Partai Golkar pimpinan
Aburizal Bakri.
Biografi SingkatJika melihat dari namanya, wanita kelahiran Wakatobi ini bukalah orang sembarangan. Wa Ode ialah gelar bangsawan bagi perempuan di Buton dan Muna, Sulawesi Tenggara.
Mungkin lima tahun yang lalu, ia bukan siapa-siapa. Namun di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) namanya cukup berkibar dan menjadi kader yang cerdas.
Meski lahir dari keluarga pengusaha, Wa Ode tumbuh menjadi wanita mandiri dan kritis. Sejak duduk di kursi parlemen khususnya di Badan Anggaran (Banggar), ia sering mengeluarkan steatmen yang membuat para politikus senayan itu cukup kebakaran jenggot.
PenghargaanSelain anggota DPR, Wa Ode Nurhayati adalah seorang pengusaha.