Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

25 Juli 2014

Mau Kencan Dengan Briptu Rani?!!#Wani piro?#

Mau Kencan Dengan Briptu Rani?!!#Wani piro?#

Dus, setelah muncul di media tentang hilangnya seorang Polwan cantik santer para pemburu berita terus dan terus mencari tahu kabar terkini pemilik nama lengkap Briptu Rani Indah Yuni Nugraeni dinas di Polres Mojekerto Jawa Timur ini, walau sampai saat ini masih juga belum diketemukan.

Segelintir cerita...Mulai terungkap siapa Sosok Rani yang sebenarnya di mata rekan seprofesi....

Rani, sapaan akrab polisi yang diduga menghilang karena kasus foto syur ini dikenal penganut gaya hidup mewah. Menurut internal Polda Jawa Timur, tak satupun pria, baik dari anggota maupun sipil, yang bisa mendekati wanita kelahiran Bogor, 18 Juni 1988 itu dengan 'kantong kering'.

Kalau mau kencan dengan Rani harus punya modal banyak, kalo Cuma bawa uang pas-pasan apa lagi gaji seorang prajurit yang habis hanya dua minggu, jangan harap bisa mengencaninya. Rani pernah memiliki kekasih dari anggota Reskrim Polres Mojokerto sebelum menikah dengan Briptu E. Saking cintanya pada Briptu Rani, anggota reskrim itu rela merogoh koceknya lebih dalam hanya untuk menyenangkan hati perempuan yang kos di Desa Wonokusumo Gang IV, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto tersebut dan uang pribadinya pun habis hanya untuk medekati seorang Rani.

Tapi apa balasannya Rani?!....

Rani dengan mudahnya berpindah hati, hubungan percintaannya pun kandas hanya gara-gara Briptu E sering gonta-ganti mobil mewah, dan Rani pun kepincut lelaki yang akhirnya dinikahinya, padahal mobil tersebut milik atasannya E.

Selain suka bergaya hidup mewah, anggota polisi lain di Polda Jawa Timur mengatakan, kalau Briptu Rani tergolong polisi yang cerdik. Rani pandai berkelit ketika melakukan tindakan indisipliner. Kedekatannya dengan para permira dijadikan tameng untuk tidak dijatuhkan hukuman.

Sebelum tiga bulan menghilang dan ditetapkan sebagai DPO, Briptu Rani divonis hukuman khusus 21 hari karena desersi (tidak masuk tanpa izin).

Sebelumnya, Briptu Rani menghilang usai menjalani vonis hukuman khusus selama 21 hari dalam sidang kode etik kasus desersi, yang digelar di Mapolres Mojokerto pada 16 Januari lalu. Pihak Propam Polres Mojokerto-pun melakukan pencarian hingga di rumah Briptu Rani yang berada di Komplek Neglasari I, Jalan Negla Suci 26, Kel Pesanggrahan, Ujung, Bandung dan di daerah Bogor. Namun, tim khusus dari Polres Mojokerto itu, tak berhasil menemukannya, hingga pada tanggal 15 Mei siang, dia datang ke Mabes Polri diantar keluarganya untuk menyerahkan surat pengunduran dirinya.

Cerita lainnya:

  • Ceritamu.com tidak bertanggung jawab atas isi cerita yang dikirim penulis
  • Ceritamu hanya sebagai media untuk menuliskan cerita dan opini penulis tanpa ada hubungan apapun dengan penulis
0 Komentar Laporkan Cerita Yuk Ikutan Kirim Cerita Kamu

Cerita Terkait

Baca cerita lainnya...

albana__

Penulis

hasan albana

Komentar

(0 Komentar) Yuk jadi yang pertama Komentar disini
Post Into Facebook Wall
login