Advertising Pertama Heidi Slimane Untuk (Yves) Saint Laurent Paris
Banyak pihak yang menantikan akan jadi apa Yves Saint Laurent ketika Heidi Slimane mengganti nama brand tersebut menjadi Sait Laurent Paris. Maka itu diberikannya sedikit petunjuk lewat advertising yang muncul di Vogue Hommes Japan yang baru saja dirilis.

Selama ini YSL seringkali menonjolkan sisi seduktif, seksi dengan cara elegan-mahal, dari seorang wanita juga sentuhan klasik. Namun ditangan Slimane bisa Criters lihat ciri khas fashion designer yang juga fotografer tersebut. Menonjolkan karakter seseorang dengan cara yang dramatis tapi sederhana, karena ketika kita melihatnya seperti mengenal sosok itu atau ingin mengenalnya. Dan kali ini Slimane menonjolkan sisi Rock 'n Roll dari musisi Christopher Owens.

Sebelumnya, perubahan yang dilakukan Slimane banyak menuai kritik negatif, terutama soal perubahan nama dan logo yang selama ini telah begitu akrab dengan konsumen setia YSL. Dikutip oleh Vogue UK Slimane menanggapi:
"Sangat menarik melihat banyak reaksi yang dibuat oleh merek retro ini...Jelas ini periode dimana rumah mode ini tidak dikenal, yang saya percaya membuat Pierre Berg
4 Komentar Laporkan CeritaPenulis
Komentar
-
noviellya Ditulis pada tanggal 01 November 2012 04:46bagus-bagus ajah sih... yang penting kualitas bahannya tak berubah dan desainnya semakin original :)
-
hdpratwiners Ditulis pada tanggal 16 September 2012 10:22boleh juga gayanya, tapi kurang terlalu menonjolkan produk yang ingin dijual pada masyrakat
-
novach Ditulis pada tanggal 11 September 2012 19:40sangat ga jelas dan pasti dilarang edar di negara ini, yang masih religius...
-
Mustopa Ditulis pada tanggal 11 September 2012 11:55wah gambarnya fulgar amat tuh,,ga da yang lebih baik gitu..