Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

31 Oktober 2014

Amalan Yang Disukai Allah

Amalan Yang Disukai Allah

Sahabat, Ramadhan adalah bulan penuh berkah, sudah tentu setiap amal kebaikan yang kita lakukan akan mendapatkan ganjaran lebih tidak seperti biasanya, pahala orang shalat berjamaah di bulan ramadhan berlipat ganda bukan lagi 27 derajat. Bahkan pahala orang yang shalat sendirian pun dibulan ramadhan samadengan pahala orang berjamaah diluar bulan ramadhan.

Di bulan berkah ini yuk, kita tingkatkan amalan-amalan baik yang Allah sukai, dan banyak sekali amalan-amalan yang tentu Allah sukai.

Imam Bukhari rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya :

Qutaibah menuturkan kepada kami dari Hisyam bin Urwah dari ayahnya dari Aisyah -radhiyallahu’anha-, dia berkata, “Amal yang paling disukai oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah yang dikerjakan secara terus menerus oleh pelakunya.” (HR. Bukhari dalam Kitab ar-Riqaq)

Imam Bukhari rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya :

Muhammad bin Ar’arah menuturkan kepadaku. Dia berkata; Syu’bah menuturkan kepada kami dari Sa’d bin Ibrahim dari Abu Salamah dari Aisyah radhiyallahu’anha, dia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya, ‘Amal apakah yang paling dicintai Allah?’. Maka beliau menjawab,”Yaitu yang paling kontinyu, meskipun hanya sedikit.” Beliau juga bersabda, “Bebanilah diri kalian dengan amal-amal yang mampu untuk kalian kerjakan.” (HR. Bukhari dalam Kitab ar-Riqaq)

Kedua hadits di atas menunjukkan kepada kita bahwa :
1. Penetapan sifat mahabbah bagi Allah
2. Amalan satu dengan yang lainnya memiliki perbedaan keutamaan di sisi Allah
3. Amal yang paling Allah cintai adalah amalan yang dikerjakan secara kontinyu
4. Apa yang dicintai oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam -dalam pandangan syari’at- maka hal itu menunjukkan bahwa Allah ta’ala juga mencintai perkara tersebut
5. Manusia memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam mengerjakan amalan
6. Dalam memilih amalan -sunnah- maka hendaknya seorang memperhatikan kemampuannya agar bisa kontinyu dalam mengerjakannya, lebih baik sedikit tapi kontinyu daripada banyak namun terhenti.
7. Hadits ini menganjurkan agar seorang hamba istiqomah dalam beramal dan mengikhlaskan amalnya karena Allah dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
8. Amal salih merupakan sebab datangnya kecintaan Allah
9. Seorang mukmin hendaknya mencitai apa yang dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya, sebagaimana dia juga harus membenci segala perkara yang dibenci oleh Allah dan Rasul-Nya
10. Hadits ini menunjukkan keutamaan sabar di dalam ketaatan
11. Hadits ini menunjukkan pentingnya menjaga motivasi dan semangat dalam beramal supaya bias kontinyu
12. Hadits ini menunjukkan perlunya targhib/dorongan dan tarhib/ancaman dalam menjaga stabilitas keimanan
13. Hadits ini juga menunjukkan bahwa amal termasuk bagian dari iman
14. Allah tidak membebankan sesuatu kepada hamba-Nya melainkan sesuai dengan batas kemampuannya
15. Dan faidah lainnya yang belum saya ketahui, wallahu a’lam. Wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala aalihi wa sallam. Walhamdu lillahi Rabbil ‘alamin.
Bagaimana sahabat, start dari sekarang kita mulai kebaikan kita dari bulan ramdhan ini hingga nandi ketika bertemu dengan syawal kedepan. Aamiin.

(sumber inspirasi : berbagai sumber, dengan beberapa perubahan)

  • Ceritamu.com tidak bertanggung jawab atas isi cerita yang dikirim penulis
  • Ceritamu hanya sebagai media untuk menuliskan cerita dan opini penulis tanpa ada hubungan apapun dengan penulis
2 Komentar Laporkan Cerita Yuk Ikutan Kirim Cerita Kamu

Baca cerita lainnya...

shabir

Penulis

Iha Nurhayati

Komentar

(2 Komentar)
  1. wildan.musthofa Ditulis pada tanggal 31 Desember 2012 23:50

    intinya adalah istiqomah di jalan allah..
    subhanallah....

  2. carolena Ditulis pada tanggal 22 Juli 2012 17:10

    patut di contoh dari kaum muslimin ya semoga ajak menjadi hikmah yang dapat kita ambil semua pelajarannya

Post Into Facebook Wall
login