Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

Antara Pilihan Kita dan Takdir Allah

Antara Pilihan Kita dan Takdir Allah

Sahabat, dalam hidup pasti kita selalu dipertemukan dengan dalam sebuah pilihan. Ditambah lagi setiap saat kita harus mengambil keputusan. Setiap waktu kita diberi pilihan oleh Allah. Dan tentunya,  setiap pilihan ada konsekuensi yang harus kita jalankan. Dan sebuah keniscayaan ada takdir-takdir yang siap menanti kita atas setiap pilihan yang kita pilih.

Kalau saya mengutip dalam majalah swadaya DPU DT yang dikatakan bahwa, Ada takdir selanjutnya yang menyertai pilihan kita. Kita pilih tahajud, dosa kita diampuni. Kita pilih tobat, doa kita diijabah sesuai janji Allah. Kalau kita tidak memilih tahajud, berarti kita memilih ‘dikencingi’ setan. Dan itu ada rangkaian takdirnya. Jadi kita harus sadar sekali bahwa manusia diberikan pilihan oleh Allah.

Benar, bahwa segala sesuatu sudah ada di lauh mahfudz, termasuk dua pilihan tadi. Kalau kita memilih tahajud, di lauh mahfudz sudah ada catatan apa takdir yang Allah berikan, begitu juga sebaliknya.

Contoh, ketika selesai salat subuh, kita punya pilihan mau sedekah atau tidak. Kalau kita sedekah, takdirnya kalau ikhlas ada malaikat yang mendoakan. Kita akan dibukakan rezeki yang berkah. Kalau tidak mau sedekah, takdirnya ada juga malaikat yang mendoakan, kesulitan menimpa kita.

Hari ini Allah tahu apa yang akan menimpa kita yang sudah terjadwal di sisi-Nya. Aneka nikmat dan musibah. Tapi Allah juga sudah memberikan amalan-amalannya. Misalkan hari ini kita dalam rencana Allah akan ditimpa musibah, tapi kita berdoa kepada Allah dengan baik, maka takdir kita akan diganggu oleh manusia diubah oleh Allah. Sebabnya, kita memilih mengamalkan doa tersebut.

Jadi tidak ada yang lepas. Semua yang terjadi tidak ada yang keluar dari takdir Allah. Hanya kita diberikan pilihan-pilihan. Karena kita manusia dan jin sudah diilhamkan. Tetapi kalau pilihan kita kebaikan dan kita jadi berbuat baik, tidak boleh kita menganggap itu kebaikan kita. Harus anggap semua itu adalah karunia Allah.

Subhanallah, lalu apakah kita sedang dihadapkan pada pilihan sahabat?, tentu pilihan mengandung konsekuensi yang harus kita pilih dan kita tentukan dalam hidup. Yuk semnagat kita menentukan pilihan terbaik dalam hidup kita, mudah-mudahan Allah selalu membimbing kita menjalankan atau memilih sesuatu dalam hidup kita. Semangat!!!, keep smile ya kalau takdir atau keputusan yang Allah berikan kurang sesuai.

 
 

4 Komentar Laporkan Cerita

Iha Nurhayati

Penulis

Iha Nurhayati

Komentar

(4 Komentar)
  1. muhamad wildan musthofa Ditulis pada tanggal 31 Desember 2012 23:39

    masya allah dengan segala kuasanya yang memberikan kelonggaran kepada hambanya untuk memilih suatu perkara..

  2. EKKY WAHYU PRASETIA Ditulis pada tanggal 10 Agustus 2012 11:22

    Kalau bahas tentang agama kayak gini jadi terharu rasanya ingin sekali ngrasain langsung saat kejadian waktu dulu kala..
    Ceritaa yang di kiirim sangatt menariik sob , tambah seneng nihh bacanya ga bosen kirim lagi biar tmbh rame.

  3. carolena Ditulis pada tanggal 06 Agustus 2012 20:06

    bagus nih ceritanya manfaatnya sangat baik dan sempurna juga ya

  4. muhamad wildan musthofa Ditulis pada tanggal 06 Agustus 2012 18:57

    subhanallah.. Terima kasih atas pencerahannya!

login