Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

21 Agustus 2014

Bunaken- salah satu keajaiban dunia milik Indonesia

Bunaken- salah satu keajaiban dunia milik Indonesia Sebagai salah satu primadona pariwisata kota Manado (ibukota provinsi Sulawesi Utara)–Taman Nasional Bunaken disebut-sebut sebagai taman laut terindah di dunia. Taman Laut Bunaken terkenal karena formasi terumbu karangnya yang luas dan indah. Sebagai kawasan konservasi alam atau taman nasional di Indonesia, Taman Laut Bunaken sering dijadikan lokasi penyelaman oleh turis-turis domestik dan mancanegara.

Dari catatan Pemkot Manado, Pulau Bunaken adalah satu dari 5 pulau yang terletak beberapa kilometer dari pesisir pantai Kota Manado. Taman Laut Bunaken seluas 75,26 hektar yang sangat terkenal itu terletak sangat dekat dengan Manado, meliputi pula pulau Manado Tua, pulau Siladen, pulau Mantehage, dan pulau Nain. Lokasinya yang cukup strategis - sekitar 8 km dari daratan Kota Manado - dan dapat ditempuh dalam waktu setengah hingga dua jam, menjadikan Taman Nasional ini mudah dikunjungi wisatawan.

Apalagi, Taman Laut Bunaken termasuk di antara 10 tempat penyelaman terpopuler di dunia. Tempat ini banyak dikunjungi turis, khususnya para penyelam karena menawarkan penyelaman spektakular hingga kedalaman 100 meter lengkap pesona terumbu karang indah di dalamnya dengan air laut hangat yang menyegarkan.

Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spots) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Ke-12 titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.

Sebagian besar dari 12 titik penyelaman di Pulau Bunaken berjajar dari bagian tenggara hingga bagian barat laut pulau tersebut. Di wilayah inilah terdapat underwater great walls, yang disebut juga hanging walls, atau dinding-dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung ke atas. Dinding karang ini juga menjadi sumber makanan bagi ikan-ikan di perairan sekitar Pulau Bunaken.

Cara pencapaian lokasi dapat dicapai melalui Pelabuhan Manado dengan menggunakan perahu motor menuju Pulau Siladen. Sedangkan dari Blue Banter Marina, lokasi dapat dicapai dengan menggunakan kapal pesiar yang tersedia menuju daerah wisata di Pulau Bunaken dalam jarak tempuh sekitar 10-15 menit. Sementara dari Pelabuhan NDC (Nusantara Diving Center) di Kecamatan Molas, lokasi penyelaman di Pulau Bunaken dapat ditempuh dengan menggunakan speed boat dalam waktu sekitar 20 menit. Musim kunjungan terbaik adalah bulan Mei-Agustus setiap tahunnya.

Taman Laut Bunaken merupakan perwakilan ekosistem perairan tropis Indonesia yang terdiri dari ekosistem hutan bakau, padang lamun, terumbu karang, dan ekosistem daratan atau pesisir. Di bagian utara terdiri dari pulau Bunaken, pulau Manado Tua, pulau Montehage, pulau Siladen, pulau Nain, pulau Nain Kecil, dan sebagian wilayah pesisir Tanjung Pisok. Sedangkan di bagian selatan meliputi sebagian pesisir Tanjung Kelapa.

Potensi daratan pulau-pulau di taman nasional ini kaya dengan jenis palem, sagu, woka, silar dan kelapa. Jenis satwa yang ada di daratan dan pesisir, antara lain kera hitam Sulawesi dan rusa.

Jenis tumbuh-tumbuhan yang tumbuh di hutan bakau Taman Nasional kaya dengan berbagai jenis kepiting, udang, moluska dan berbagai jenis burung laut seperti camar, bangau, dara laut, dan cangak laut.

Tercatat sedikitnya 13 jenis karang hidup di perairan Taman Nasional Bunaken, dengan dominasi jenis terumbu karang tepi dan terumbu karang penghalang. Yang paling menarik adalah tebing karang vertikal yang menghampar hingga sejauh 25-50 meter.

Sekitar 91 jenis ikan terdapat di perairan Taman Nasional Bunaken. Di antaranya yang sangat terkenal adalah ikan kuda gusumi, oci putih, lolosi ekor kuning, dan goropa.

Beberapa turis mengatakan bahwa Bunaken adalah “Amazing Paradise in the World !

Meskipun saya lahir dan tumbuh di kota Manado, saya hanya mengunjungi taman laut ini sekali ketika masih duduk dibangku sekolah (smp). Saat itu saya tidak melakukan penyelaman sampai kedalaman, melainkan hanya berenang disamping perahu sambil sesekali menyelam untuk melihat keindahan panorama bawah lautnya.

Saya kira ini adalah salah satu keajaiban dunia yang merupakan milik Indonesia yang harus terus dijaga kelestariannya.

  • Ceritamu.com tidak bertanggung jawab atas isi cerita yang dikirim penulis
  • Ceritamu hanya sebagai media untuk menuliskan cerita dan opini penulis tanpa ada hubungan apapun dengan penulis
3 Komentar Laporkan Cerita Yuk Ikutan Kirim Cerita Kamu

Baca cerita lainnya...

Rama_dadan

Penulis

Syahrul Ramadhani Purnama

bijaksanalah dalam mngambil keputusan

Komentar

(3 Komentar)
  1. scoundrelll Ditulis pada tanggal 31 Mei 2012 10:34

    tempatnya indah, eksotis dan tempat yang paling indah untuk hooneymoon itu juga klo punya uang yang banyak

  2. rpenuh Ditulis pada tanggal 31 Mei 2012 04:05

    beruntung kita ini,punya warisan budaya dan tempat tempat indah,kalau saja mereka mau menjaganya!

  3. ddykoki Ditulis pada tanggal 30 Mei 2012 18:41

    di indonesia memang banyak banget yang namanya tempat wisata,tp knp wni kbayakan bangga brlibur di luar negeri?

Post Into Facebook Wall
login