Century Kembali Mencuat, Tutupi Kasus Simulator?
Loh...? tiba-tiba kasus century menyelip diatara kasus simulator ada apakah ini? Publik sedang dibuat ramai dan perhatiannya ditujukan pada kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Jenderal kepolisian. Seperti diketahui kasus simulator ini membuat nama intitusi kepolisan kembali tercoreng. Belum tuntas kasus rekening gendut polisi loh saat ini masih terjerat dengan kasus yang sama. Masih pantaskah Polri menjadi panutan dan tempat bersandar bagi masyarakat? Lalu kenapa Century yang dibuat seolah untuk mengalihkan isu korupsi kepolisian ini?
Seperti yang dilansir Metrotvnews.com: Komisi Pemberantasan Korupsi seakan enggan dituduh melupakan kasus dugaan korupsi lampau, seperti kasus Bank Century. Menjawab rasa sangsi itulah, Wakil Ketua KPK Bambang Wijayanto meminta tenggat waktu minimal satu bulan, untuk menetapkan tersangka dalam kasus Century. Kisruh dua lembaga penegak hukum, KPK dan Polri, terkait kasus pengadaan simulator SIM di Korlantas Polri tidak membuat KPK lupa akan kasus korupsi lainnya.
KPK minta waktu satu hingga dua bulan untuk menetapkan tersangka baru, dalam kasus Bank Century. Sebelumnya, kisah bail out Bank Century yang mencapai total Rp6,7 trilliun seakan berhenti pada Robert Tantular. Robert didakwa empat tahun penjara karena tidak melaksanakan surat kesepakatan, untuk mengembalikan aset-aset surat berharga Bank Century yang berada di luar negeri.
Para pihak yang memiliki kepentingan agar kasusnya tertutupi memang tidak pernah kehabisan akal. Selalu ada kasus yang dirancang agar bisa menutupi kasus lain yang tidak kalah besar. Sampai kapankah negara kita ini diperdaya oleh tangan-tangan jahat para koruptor?
Salam-Kritis
(foto : beritasatu.com)
Penulis
fighting for my life
Komentar