Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

02 September 2014

Dipenuhi Gambar Cabub-Cawabup, Karanganyar Jadi Kumuh

Dipenuhi Gambar Cabub-Cawabup, Karanganyar Jadi Kumuh

Karanganyar Semakin dekatnya pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Karanganyar membuat pemandangan kota hingga ke pelosok pedesaan dipenuhi baliho dan spanduk bergambar bakal pasangan calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup). Pemasangan yang asal-asalan dan melanggar peraturan semakin membuat wajah kota terlihat kumuh.

Hampir seluruh sudut kawasan kota mulai dari Terminal Bus Bejen hingga pertigaan Palur sudah dipenuhi spanduk dan baliho bergambar bakal pasangan Cabup dan Cawabup. Alat kampanye berbagai ukuran tersebut sebagian besar dipasang dengan cara dipaku di pohon-pohon pinggir jalan.

Terdapat juga yang dipasang dengan menggunakan bambu dan diikat di tiang-tiang lampu. Tak hanya dipaku di pohon, pemasangannya pun dilakukan secara serampangan hingga meninggalkan kesan semrawut dan kumuh. Tak hanya di kawasan kota, pemandangan baliho dan spanduk yang asal-asalan juga marak terlihat di sejumlah titik di kecamatan pinggiran, seperti di Jalan Desa Ngasem dan Desa Bolon di Kecamatan Colomadu, Jaten, Karangpandan, Ngargoyoso hingga Matesih.

Salah seorang warga, Guntoro (38) menyayangkan kian menjamurnya baliho dan spanduk bergambar bakal Cabup dan Cawabup di sudut-sudut kota. Apalagi pemasangannya dilakukan dengan dipaku di pohon-pohon pelindung pinggir jalan. Sayang saja pohonnya kan untuk pelindung kota, tapi malah dipaku dengan baliho-baliho kampanye. Ini bikin pemandangan kotor dan semrawut, ujar warga Ngringo ini saat ditemui di kawasan Jalan Lawu kemarin.

Ketua Panwaslu Karanganyar, Dwi Joko Mulyono mengatakan, pihaknya baru menginventarisasi seluruh pelanggaran pemasangan atribut kampanye. Selanjutnya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait termasuk Satpol PP untuk segera melakukan penertiban.

Hingga saat ini kami baru menginventarisasi pelanggaran-pelanggaran pemasangan atribut kampanye dari tingkat desa, kemudian kami akan berkorrdinasi dengan pihak terkait termasuk Satpol PP maupun dari pihak tim pasangan calon untuk melakukan penertiban, katanya, Jumat (12/7).

Joko menambahkan, hingga saat ini pelanggaran terbanyak adalah pemasangan atribut di tempat terlarang seperti di pohon-pohon peneduh, tiang listrik maupun telepon.


Keep on reading: Dipenuhi Gambar Cabub-Cawabup, Karanganyar Jadi Kumuh
Selengkapnya...

  • Ceritamu.com tidak bertanggung jawab atas isi cerita yang dikirim penulis
  • Ceritamu hanya sebagai media untuk menuliskan cerita dan opini penulis tanpa ada hubungan apapun dengan penulis
0 Komentar Laporkan Cerita Yuk Ikutan Kirim Cerita Kamu

Cerita Terkait

Baca cerita lainnya...

Penulis

Komentar

(0 Komentar) Yuk jadi yang pertama Komentar disini
Post Into Facebook Wall
login