Duh..Satpol PP Dipecat karena Suka Mabuk dan Istrinya Banyak
Dua orang pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemerintahan Kolaka, Sulawesi Tenggara, dipecat secara tidak hormat karena dianggap lalai dalam tugas dan melakukan beberapa pelanggaran yang berat sehingga tidak bisa ditoleransi lagi. Kedua pegawai negeri sipil tersebut adalah dr. Haris dan Dance.
Seperti dilaporkan oleh kompas.com (9/8), Kepala Badan Kepegawaian Daearah Kabupaten Kolaka, Ruhaedin Djamaludin mengatakan dr. Haris merupakan tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas Kecamatan Wundulako. Dia sudah beberapa tahun mangkir kerja dan meninggalkan puskesmas tanpa kordinasi dengan dinas kesehatan maupun pemda setempat.
Sementara Dance tercatat sebagai Polisi Pamong Praja di Pemda Kolaka. Kalau Dance ini lebih parah lagi karena terlibat kasus penipuan dan sudah menjadi buron kepolisian Polsek Kota Kolaka. dance juga diketahui mempunyai istri tiga dan sering mencuri barang bukti minuman keras di kantornya.
Dikabarkan pula untuk di Kolaka terdapat dua instansi yang terbilang cukup banyak pelanggaran yang dilakukan oleh pegawainya. Instansi tersebut adalah Dinas Pendidikan Kolaka dan Dinas Kesehatan Kolaka.
Nah lho..peristiwa pemecatan itu memang layak diberikan kepada PNS yang bejat seperti itu. Bukannya melayani masyarakat malah nambah masalah buat masyarakat. Sepertinya perlu diperhatikan lagi moral para calon PNS sewaktu perekrutan agar insiden seperti ini gak terulang. Malu dong ah...
Ilustrasi: coretanmail.blogspot.com
Penulis
"Tidak penting SIAPA yg menulis, yg penting APA yg ditulis"
Komentar