Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

22 Oktober 2014

Fenomena Hamil Duluan

Fenomena Hamil Duluan

Memiliki pasangan hidup tetap adalah dambaan setiap insan didunia pada umumnya, sehingga apapun yang dilakukan dengan pasangan dalam hal hidup berumahtangga adalah suatu cara kebersamaan menghadapi segala permasalahannya, baik yang bersifat pribadi maupun umum (antar keluarga) pasti diselesaikan dengan cara bermusyawarah tentunya.

Lain halnya dengan pasangan yang tidak dan belum resmi menikah tentunya tidak akan melakukan hal-hal yang tidak di inginkan berdua tentunya, misal m.b.a. ( married by accident ) alias hamil duluan. Tetapi dijaman yang sudah sangat edan ini ternyata sudah banyak kasus dimana seorang gadis yang masih sekolah yang hamil di luar nikah akibat pergaulan bebas.

Ironis memang, entah bagaimana dan darimana budaya seks bebas ini masuk, menjelajahi pola fikir anak muda jaman ini. Sebagian orang, mengatakan ini adalah budaya barat, masuk ke otak anak sekarang, melalui film dan gambar porno. Apalagi jaman sekarang, anak muda semakin di mudahkan mengakses konten-konten tersebut melalui tekhnologi informasi.

Sebaiknya bagi kita yang memiliki adik perempuan, saudara perempuan atau anak perempuan. Agar berhati-hatilah. Karena saat ini muncul tren baru kaum lelaki yang belum menikah agar bisa dapat menikah. Yakni “Menghamilkan dahulu pasangan yang ingin dinikahinya”. Dan tidak hanya menjaga anak perempuan. Tapi anak laki-laki kita harap di perhatikan dan diberi pendidikan kepada makhluk tuhan ini yang paling seksi ini.

Dalam agama islam hamil pra nikah dilarang keras, tapi ada alasan dari pelaku ini melakukan hal tersebut dan sebab musabab mereka melakukan tidakan itu, yakni Faktor Ekonomi dan tidak direstui orangtua salah satunya.

Faktor ekonomi menjadi pemicu utama kehidupan munculnya fenomena baru jika ingin menikah. Mahalnya biaya pesta pernikahan mendesak anak-anak muda berbuat tindakan yang melanggar norma agama, sosial bahkan norma adat. Begitu juga pengaruh dari orangtua. Yang tidak merestuai hubungan anaknya. Harus kita akui, Anak zaman edan ini, orangtua tidak akan bisa mengontrol anaknya 24 jam. Mereka bisa melakukan apapun dan dimanpun, agar dapat bersama. Untuk bersama anak kita rela hamil sebelum menikah pada orang yang dicintainya.

Dan tidak hanya lelaki belum berkeluarga menghamilkan pasanganya itu. Ironisnya lelaki yang sudah memiliki istri dan bahkan sudah punya anak juga melakukan perbuatan tidak senonoh ini. Agar bisa mendapatkan istri muda.

“Ala baru cara agar bisa menikah”. Sepengal kalimat inilah yang ingin penulis uraikan dalam tulisan sederhana ini.

Apabila kejadian itu menimpa keluarga atau anak kita, rasanya tidak etis kalau kita hanya menyalahkannya pada anak. Kenapa dia melakukan itu, itu kan dosa!.

Salah menyalahkan bukan menjadi solusi, malah yang ada akan mendatangkan masalah baru. anak bisa saja bunuh diri karena tekanan batin, atau anak kabur meninggalkan rumah karena tidak tahan menahan rasa malu dan rasa bersalah. menyikapi persoalan diatas, lebih bijak memang orang tua menjadi orang yang memotivasi kepada anak untuk bertanggung jawab atas perbuatannya. Sebagai orang tua, sudah sepatutnya untuk lebih bijaksana. Kalau memang sayang dengan anaknya, kebahagiaan anaklah yang paling utama.

  • Ceritamu.com tidak bertanggung jawab atas isi cerita yang dikirim penulis
  • Ceritamu hanya sebagai media untuk menuliskan cerita dan opini penulis tanpa ada hubungan apapun dengan penulis
2 Komentar Laporkan Cerita Yuk Ikutan Kirim Cerita Kamu

Baca cerita lainnya...

donzurai

Penulis

Doni

"Tidak penting SIAPA yg menulis, yg penting APA yg ditulis"

Komentar

(2 Komentar)
  1. yannah_akhras Ditulis pada tanggal 06 September 2012 07:59

    Bukan zamannya yang edan, tapi para pelakunya yg edan! Nikah pas haml itu dilarang agama. Dosa besar, setara perbuatan pembunuhan dan syirik.

  2. donzurai Ditulis pada tanggal 21 April 2012 15:09

    wah koq jadi gitu ya.."Ala baru cara agar bisa menikah..", emang udah gak bisa dengan cara yang normal dan sesuai tuntunan agama??

Post Into Facebook Wall
login