Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

17 April 2014

Habluminallah dan Habluminannas

Habluminallah dan Habluminannas Beberapa waktu yang lalu, saya sempat berdebat dengan bang Bonar, yang kebetulan menjadi salah satu pengurus rubrik Tafakur disini, mengenai Habluminaallah serta Hablumniannas, yang menurut hemat saya haruslah seimbang.

Saya berdebat dengan beliau, oleh karena menurut saya, bang Bonar selalu hanya menitik beratkan pada Hubungan dengan Allah saja, dan jarang, atau tidak pernah menyentuh hal yang terkait dengan Habluminannas. Namun Dengan manisnya bang Bonar menerangkan dan menjelaskan pada saya mengenai pemikiran beliau selama kurang lebih 2 jam, hingga akhirnya saya mulai dapat mengerti mengapa selama ini beliau hanya menitik beratkan pada Hubungan dengan Allah saja.

Hari ini saya ingin berbagi informasi dengan teman teman, hasil dari pembicaraan dan perdebatan kami, tanpa bermaksud apa apa selain untuk menambah wawasan saja.

Dalam hidup manusia ada istilah hubungan vertikal antara manusia dengan Tuhannya (Habluminallah), dan hubungan horizontal antara manusia dengan manusia lainnya (Habluminannas), dimana sering dikatakan bahwa keduanya harus seimbang tidak boleh mengabaikan salah satu diantara kedua hal tersebut akan ada konsekuensinya masing-masing.

Manusia diciptakan oleh Allah untuk mengabdi kepadaNya. Allah memerintahkan manusia untuk menyembah hanya kepada Allah, dan beribadah kepadaNya. Ibadah dalam kaitan yang diperintahkan oleh Allah ada banyak, dan sudah di Firmankan dalam Al Quran.

Salah satu diantara adalah memahami serta mengamalkan isi daripada Al Quran, sebagai pedoman dan pegangan hidup kita. Dalam kitab suci Al Quran, Allah memerintahkan manusia untuk saling menyayangi dan berbuat baik satu dengan yang lainya.

Allah mengatur masalah hubungan yang baik sesama manusia diantaranya mengenai:

- Mendahulukan kepentingan orang lain (QS 2:177, 59:9),

- Berbuat baik adalah merupakan sebaik-baik amalan (QS 3:92, 3:134)

- Menyempurnakan takaran dan timbangan, serta tidak merugikan orang lain (QS 7:85, 11:84, 11:85, 17:35, 26:181, dsb)

- Ber-Zakat serta ber-Shadaqah memberikan sebagian rezeki kepada orang lain (QS 2:254, 3:92, 14:31, 32:16, 35:29, 42:38)

- Tolong menolong dan kasih sayang (QS 5:2, 48:29, 24:22, 90:17)

- Dan masih banyak banyak lagi hal yang menyangkut hubungan antar manusia.

Kesimpulan dari perdebatan saya dengan bang Bonar adalah bahwa segala perbuatan baik kepada sesama manusia, tidak merugikan orang lain, tolong menolong dan kasih sayang itu adalah memang diperintahkan oleh Allah kepada manusia, artinya hubungan baik kepada sesama manusia itu adalah didalam rangka hubungan baik kepada Allah, yaitu melaksanakan perintah Allah.

Dengan kata lain Habluminannas adalah dalam rangka Habluminallah. Keduanya sejalan dan tidak untuk dipertentangkan. Orang yang mengabaikan Habluminannas selain mendapatkan murka dari Allah dan konsekuensi di Akhirat, juga akan menerima konsekuensi dari sesama manusia lainya yaitu berupa perlakuan atau sangsi atau hukuman dari aturan/hukum atau norma masyarakat di mana ia berada.

Namun ber- Habluminallah adalah prioritas, karena bila Habluminallah nya dijalankan, maka Habluminannas nya secara otomatis akan tercover didalamnya, sebagai wujud daripada menjalankan ‘Perintah Allah’. Namun bila Habluminannas nya saja yang dijalankan, belum tentu Habluminallah dapat terlaksana dengan baik.

  • Ceritamu.com tidak bertanggung jawab atas isi cerita yang dikirim penulis
  • Ceritamu hanya sebagai media untuk menuliskan cerita dan opini penulis tanpa ada hubungan apapun dengan penulis
4 Komentar Laporkan Cerita Yuk Ikutan Kirim Cerita Kamu

Baca cerita lainnya...

reza_k

Penulis

Reza Kamarga

Komentar

(4 Komentar)
  1. ayyhassan Ditulis pada tanggal 03 Mei 2012 16:03

    tolong menolong dan kasih sayang itu adalah memang diperintahkan oleh Allah kepada manusia..setuju!

  2. Aden Ditulis pada tanggal 21 Desember 2011 17:05

    Satujuahh banget tuh , pokonye setuju dah...

  3. public Ditulis pada tanggal 21 Desember 2011 16:22

    Sepakat banget mas Reza,,,semuanya harus selaras, karena Jika hablu Minallahnya baik maka habluminnasnya pun insyaAllah baik,..:)

  4. donzurai Ditulis pada tanggal 21 Desember 2011 16:15

    Setuju bang Reza, kita semua ujungnya kembali ke Habluminallah, kalau itu terjaga, insya Allah yang Habluminannas akan terjaga juga..

Post Into Facebook Wall
login