Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

24 April 2014

Heboh Video Penggal Kepala di Balikpapan

Heboh Video Penggal Kepala di Balikpapan

Masyarakat di Kota Balikpapan dihebohkan oleh beredarnya video pemenggalan kepala yang diduga seorang pencuri sapi. Cuplikan video berdurasi 2 menit 52 detik tergolong begitu sadis. Tak heran jika banyak warga yang tidak kuat menyaksikannya sampai selesai. Menurut penuturan salah seorang warga, seperti dikutip JPNN, banyak warga yang tidak kuat menyaksikan video sadis berjudul "Kisang NyataEksekusi Maling Sapi" tersebut.

Cuplikan video berdurasi 2 menit 52 detik tergolong begitu sadis. Di awal adegan, tertulis Kisang NyataEksekusi Maling Sapi. Selang beberapa detik kemudian, seorang pria berkemeja hitam lengan panjang bergaris-garis putih dengan kedua mata ditutup kain putih digiring oleh sejumlah pria. Suaranya terdengar samar-samar, namun dari logatnya bisa dipastikan bukan dari Kalimantan. Pria dengan mata tertutup itu kedua tangannya di belakang punggung sepertinya terikat, kakinya juga begitu karena tidak ada gerakan sama sekali. Salah seorang pria yang menggiring orang yang disebut maling sapi itu pun direbahkan, mirip dengan posisi sapi saat hendak dipotong.

Setelah itulah, pemandangan yang begitu sadis terjadi. Pria berkemeja hitam tadi tiba-tiba lehernya digorok menggunakan pisau mirip pisau dapur. Darah segar mengucur deras, sementara suara yang terdengar mirip seperti erangan sapi saat dikorbankan. Bagian dagu korban dipegang oleh si penjagal, didongakkan ke atas sehingga leher bagian dalam terlihat jelas disertai semburan darah yang mengalir lebih deras. Tubuh pria yang dieksekusi itu pun sempat meronta beberapa saat, tapi tak kuasa karena kedua tangan dan kakinya yang terikat dengan tali berwarna putih. Di akhir cuplikan video, kepala yang sudah terputus itu diletakkan di punggung korban yang dalam posisi kedua tangannya terikat tali.

Informasi yang dihimpun Balikpapan Pos (JPNN Grup), video yang didownload dari Vuclip tersebut sudah beredar di kalangan para pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Balikpapan. Badrus Syamsi, tokoh masyarakat yang juga seorang penghulu meminta agar masyarakat untuk tidak memutarkan video Maling Sapi tersebut terutama di kalangan pelajar apalagi masih anak-anak. “Saya juga tidak kuat menyaksikannya. Imbauan saya, jangan diputar di depan anak-anak, video itu tergolong begitu sadis. Kalau diperhatikan video itu bukan hasil rekayasa dan saya yakin kejadiannya bukan di tempat kita (Balikpapan, Red),” tutur Badrus. (UT)

 

  • Ceritamu.com tidak bertanggung jawab atas isi cerita yang dikirim penulis
  • Ceritamu hanya sebagai media untuk menuliskan cerita dan opini penulis tanpa ada hubungan apapun dengan penulis
0 Komentar Laporkan Cerita Yuk Ikutan Kirim Cerita Kamu

Baca cerita lainnya...

velly

Penulis

Utami Fetlina

Komentar

(0 Komentar) Yuk jadi yang pertama Komentar disini
Post Into Facebook Wall
login