Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

Hebohnya Pilgub 2012

Hebohnya Pilgub 2012

Cerita pemilihan Gubernur 2012 kini memang bisa dibilang lebih seru dibanding pilgub sebelumnya. Sedikit berbeda karena para calon-calon gubernur melakukan kampanye dengan cara-cara unik contohnya menonjolkan ciri khas dan juga jargon yang masing-masing mereka ciptakan. Terlebih munculnya cagub seperti Jokowi yang identik dengan kemeja kotak-kotak makin menambah keseruan pilgub pada tahun ini. Karena dari segi pengusaha khususnya pakaian juga sangat diuntungkan dengan munculnya kemeja ciri khas Jokowi tersebut. Kehebohan lainnya yakni, ciri khas simbol kumis yang digunakan oleh cagub Fauzi Bowo (Foke). Bahkan yang lebih menarik lagi, Foke menyediakan cupcakes bergambar kumis untuk masyarakat sekitar TPS tempat ia melakukan pencoblosan.

Tidak hanya diwarnai dengan kehebohan yang unik-unik, pilgub kali ini juga syarat akan politik uang. Bahkan banyak sekali istilah-isatilah yang digunakan salah satu contoh adalah “serangan fajar” alias orang yang rela mencoblos dengan bayaran sejumlah uang asalkan ia mau mencoblos kandidat yang diminta oleh oknum dalam setiap tim sukses tersebut. Nah....pasangan Foke lah yang diduga paling banyak melakukan pelanggaran dan juga politik uang. Bahkan ada salah seorang tim sukses mengaku akan diberangkatkan ibadah umrah gratis jika Foke kembali memimpin DKI Jakarta, Woowwww!! Pertanyaan saya dari mana ya asal dana untuk membiayai Umrah tim sukses Foke yang segitu banyaknya?

Foke memang terbukti kalah pada putaran pertama kali ini. Tapi berita terhangat yang bar saya dengar, putaran kedua pilgub terancam batal? Seperti yang dilansir Jpnn.com: Sejumlah elemen masyarakat berencana mengajukan permohonan uji materiil terhadap Undang-undang nomor 29 Tahun 2007 yang melandasi bakal digelarnya pilihan putaran kedua. Jika dikabulkan Mahkamah Konstitusi (MK), putaran kedua tak akan dilakukan. Sholeh mengatakan, permohonan itu diajukan karena Undang-undang 29/2007 melanggar dan merugikan hak konstitusional pemohon. Putaran kedua dianggap tidak efisien karena kliennya harus mendatangi tempat pemungutan suara dua kali. Disamping itu, pemohon juga harus meluangkan waktu lagi untuk dapat menyalurkan aspirasinya. Tidak hanya itu, kliennya juga tak rela kalau pajak yang telah dibayarkan hanya dihamburkan untuk hal-hal yang sebenarnya tidak perlu. Pemohon juga menginginkan sudah ada putusan sebelum pilgub putaran kedua dimulai atau 60 hari sejak pemungutan suara pertama.

Nah lho...? apakah ini isyarat Jokowi akan menang? Atau ini hanya intrik yang dibuat kubu Jokowi agar kandidatnya menang?

Salam-Kritis



Sumber Foto: Inilah.com




1 Komentar Laporkan Cerita

Nestia

Penulis

Nestia

fighting for my life

Komentar

(1 Komentar)
  1. novach Ditulis pada tanggal 15 Juli 2012 20:10

    terlalu heboh, hingga dana triliunan terbuang sia2 hanya untuk kampanye....
    padahal mendingan buat para fakir di jakarta....

login