Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

17 April 2014

Kecanggihan Curiosity Si Robot Penjelajah Mars

Kecanggihan Curiosity Si Robot Penjelajah Mars Seperti banyak diberitakan beberapa hari terakhir ini, kalau NASA sukses mendaratkan robot terbarunya yang bernama Curiosity ke planet Mars. Curiosity adalah robot tercanggih yang pernah dibuat oleh NASA. Dimana biaya pembuatannya mencapai USD 2,5 miliar. Curiosity merupakan robot ketujuh NASA yang khusus diciptakan untuk menyambangi Mars. Direncanakan Curiosity bakal menjelajahi permukaan planet Mars selama dua bulan. Misi utamanya adalah menyelidiki apakah pernah ada kehidupan di sana.


Berikut beberapa kecanggihan yang dirangkum seperti dikutip dari detik.com.


Penerbangan Curiosity yang berhasil menjejak planet Merah itu setelah terbang selama sekitar 8 bulan dan menempuh jarak 570 juta kilometer. Robot Curiosity yang punya empat roda ini akan bergerak secara otomatis di medan berat Mars. Memang teknologinya dirancang sangat canggih, jauh melebihi robot Mars sebelumnya. Curiosity telah mengirimkan sinyal mendarat dengan selamat di Mars.

"Pendaratan Curiosity yang berhasil berarti fitur teknologi yang canggih itu menjadi titik kebanggaan Amerika hingga jauh ke masa depan. Curiosity beroperasi menggunakan daya nuklir. Ukurannya hanya sebesar mobil berukuran kecil dan dilengkapi dengan perangkat penelitian canggih. Daya nuklir membuatnya mampu beroperasi lama. Dengan teknologi canggih di dalamnya, Curiosity dengan berat 1 ton berukuran sekitar lima kali lebih berat dari robot NASA sebelumnya yang dikirim ke Mars.

Begitu mendekati permukaaan Mars, roket akan menurunkan Curiosty dengan semacam tali. Begitu memastikan si robot mendarat dengan selamat, modul itu akan terbang dan meninggalkan Curiosity sendirian di Mars. Untunglah pendaratannya mulus sesuai rencana. Robot ini punya tangan elektronik dengan bor, laser dan laboratorium untuk mencium jika ada unsur-unsur pembangun kehidupan di Mars. Curiosity mampu pula mendeteksi radiasi Mars dengan akurat. Level radiasi yang diukur Curiosity akan dianalisis oleh NASA. Ini untuk menentukan seperti apa lingkungan yang akan dihadapi astronot jika suatu saat mereka mendarat di sana.


Tempat pendaratan Curiosity sengaja dipilih di dekat garis equator karena di sana terdapat tanda-tanda bahwa di masa lalu pernah ada sumber air yang mengalir sebagai syarat utama adanya kehidupan. Robot sebelumnya berhasil mengidentifikasi es di dekat kutub utara Mars dan bukti bahwa pernah ada aliran air di planet ini. Tujuan utama Curiosity adalah memeriksa bahan utama yang penting untuk kehidupan seperti nitrogen, fosfor, dan oksigen. Namun Curiosity tidak diperlengkapi alat untuk mencari organisme hidup.

Untuk benar benar memahami apakah ada kehidupan di Mars, misi selanjutnya di masa depan punya tugas yang lebih berat. Yaitu mengambil material di Mars dan membawanya kembali ke bumi untuk diselidiki di laboratorium canggih. Planet Mars memang bikin penasaran. Planet ini konon adalah planet yang jika dibanding planet selain bumi, paling sesuai untuk mendukung kehidupan. Tidak sedikit yang bermimpi Mars suatu saat bisa benar-benar ditinggali manusia jika bumi sudah sesak. Tidak heran jika NASA selalu merasa ingin tahu terhadap planet yang satu ini. Sudah banyak misi dicanangkan untuk menyelidiki si planet merah dengan mendalam.

Namun demikian, kondisi Mars ternyat berat untuk kehidupan. Misalnya, atmosfernya yang tipis mencegah eksistensi air dalam bentuk cair. Namun dari berbagai bukti, ada kemungkinan planet ini bisa ditinggali meski NASA belum berhasil membuktikan apakah pernah ada makhluk hidup di sana. Selain Amerika Serikat, beberapa negara juga penasaran pada Mars. Sejak tahun 1960-an, Eropa, Uni Soviet dan Jepang mencoba mengirimkan berbagai pesawat untuk menyelidiki Mars. Sebagian berujung pada kegagalan.



Foto: NASA

  • Ceritamu.com tidak bertanggung jawab atas isi cerita yang dikirim penulis
  • Ceritamu hanya sebagai media untuk menuliskan cerita dan opini penulis tanpa ada hubungan apapun dengan penulis
1 Komentar Laporkan Cerita Yuk Ikutan Kirim Cerita Kamu

Baca cerita lainnya...

donzurai

Penulis

Doni

"Tidak penting SIAPA yg menulis, yg penting APA yg ditulis"

Komentar

(1 Komentar)
  1. corine Ditulis pada tanggal 13 Agustus 2012 09:55

    hebat betul kapan kita bisa juga merancang robot seperti itu

Post Into Facebook Wall
login