Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

24 Oktober 2014

Kisah Zainab binti Jahsy r.a, Istri Rasulullah Yang Panjang Tangan (part 1)

Kisah Zainab binti Jahsy r.a, Istri Rasulullah Yang Panjang Tangan (part 1)

Sahabat, istri Rasulullah SAW, tentu kita kenal Siti Khadijah, lalu kita kenal juga Siti Aisyah, yang banyak orang salut atas ribuan hadist yang Ia hafal. Istri Rasulullah yang lain yang dikenal cantik pun ada, Ia dari keturunan Yahudi, bernama Shafiyah.

Begitu luar biasa, pengorbanan mereka dan kesetiaan mereka mendampingin Rasulullah SAW dalam hidupnya. Saudah, yang merupakan istri kedua dari Rasulullah setelah khadijah pun begitu luar biasa memberikan kasih sayang dan mengurus anak-anak Rasulullah dari khadijah, istri yang sangat Ia cintai.

Saudah adalah istri Rasulullah yang berperawakan gemuk dan berbadan tinggi, serta Ia berstatus janda.
Ada pun Zainab binti Jahsy r.a, Istri Rasulullah yang pernah diisyaratkan sebagai orang yang meninggal setelah Rasulullah, dan ketika itu zainab adalah Iatri yang senang memberi sedekah.

Zainab binti Jahsy r.a, Ia dilahirkan 33 tahun sebelum Rasulullah diutus menjadi nabi. Zainab dibesarkan di lingkungan kota Makkah. Ia termasuk golongan wanita kelas atas yang terpandang, mempunyai nasab yang terhormat, keluarga yang mulia dan memiliki paras yang cantik jelita. Allah SWT telah mengaruniakan beragam keistimewaan dan kebaikan padanya.

Jiwa Zainab selalu merindukan kehidupan yang suci dan bersih, jauh dari noda-noda jahiliyah dan kemusyrikan. Maka, ketika semerbak keharuman Islam mulai menyinari kota Makkah, Zainab bersegera menyambut seruan itu. Semenjak itulah ia semakin giat mempelajari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Bertambahnya hari membuatnya semakin mendekat kepada Allah Azza wa Jalla hingga merasakan dirinya benar-benar hidup di tengah surga yang hakiki.

Ketika Rasulullah SAW mengizinkan sahabat-sahabatnya untuk hijrah ke Madinah, seluruh keluarga Jahsy hijrah dipimpin oleh Abdullah bin Jahsy dan saudaranya, Abu Ahmad bin Jahsy. Zainab r.a tinggal dengan suka cita di tengah saudara-saudaranya sesama muslimah dari kalangan kaum Anshar. Zainab menempatkan dirinya pada posisi yang terhormat di antara wanita muslimah lainnya, dirinya menjadi tempat bernaung bagi orang-orang miskin dan kaum papa. Ia tidak segan-segan untuk bersegera menshadaqahkan harta dan kekayaannya untuk menutupi kebutuhan orang miskin. Zainab yakin bahwa setiap mukmin harus menanam kebaikan di dunia jika ingin menuai kenikmatan abadi di akhirat.

Subhanallah, itulah kisah Zainab r.a dimasa awal Ia mengenal dunia Islam.

(sumber inspirasi : berbagai sumber)

  • Ceritamu.com tidak bertanggung jawab atas isi cerita yang dikirim penulis
  • Ceritamu hanya sebagai media untuk menuliskan cerita dan opini penulis tanpa ada hubungan apapun dengan penulis
1 Komentar Laporkan Cerita Yuk Ikutan Kirim Cerita Kamu

Baca cerita lainnya...

shabir

Penulis

Iha Nurhayati

Komentar

(1 Komentar)
  1. iyel_iyel@yahoo.com Ditulis pada tanggal 13 Juli 2012 17:40

    Subhanallah aselalu ada saja kisah yang menarik dalam kisah mualaf hingga kini

Post Into Facebook Wall
login