Kisruh Sepakbola Nasional Memasuki Babak Baru, Timnas Bakal Ada Dua
Awalnya penandatanganan MoU Nota Kesepakatan damai antara dua kubu PSSI yang berseteru sempat memunculkan harapan akan kembali bersatunya sepakbola Indonesia. Kisruh yang berhasil memecah PSSI menjadi dua, bahkan membuat Liga juga menjadi dua bagian telah merugikan pesepakbolaan nasional dan masyarakat pun sudah muak dengan hal ini. namun ternyata, harapan itu semakin jauh panggang dari api, karena kini kisruh PSSI justru memasuki babak baru.
Ya, berawal dari rencana PSSI hasil KLB Solo pimpinan La Nyalla untuk membentuk Timnas sendiri. PSSI La Nyalla menyebut PSSI Djohar Arifin telah melanggar MoU karena tetap membentuk Timnas. padahal menurut Nyalla, Timnas seharusnya diurus oleh Joint Committee
"Seperti kita ketahui, orang ramai berbicara soal tim nasional Indonesia. Mengapa saya tidak mengijinkan pemain ISL untuk bergabung dengan timnas bentukan saudara Djohar Arifin? Perlu saya tegaskan kembali bahwa Djohar Arifin bukan pembentuk timnas," tegas La Nyalla, dikutip dari inilah.com.
Selain itu Nyalla juga menilai PSSI Djohar Arifin terus mengulur waktu dengan menunda-nunda waktu pertemuan anggota Joint Committee. Hal ini membuat segala hal penting yang seharusnya jadi agenda pertemuan JC jadi terbengkalai. Karena itulah, Nyalla berencana menarik anggotanya dari JC dan tetap berjalan dengan kompetisi dan PSSI nya sendiri. Bahkan ia pun sudah berencana membentuk Timnas sendiri untuk diturunkan di ajang Piala AFF 2012 mendatang.
"Kita tidak usah lagi berpikir jangka pendek atau jangka panjang lagi. Kita sudah tidak usah takut disanksi, kita tidak perlu lagi takut melanggar ini dan itu. Insya Allah kita akan dilegitimasi oleh FIFA. Saya sampaikan juga PSSI hasil KLB siap mempersiapkan untuk AFF," ungkap Nyalla.
Tidak cukup organisasi dan kompetisi, Timnas pun kini juga terancam terpecah belah. Di saat seperti ini, AFC dan FIFA bahkan seperti tidak bertindak apa-apa. Lalu akankah kemelut dan kisruh sepakbola nasional yang berkepanjangan ini berujung pada sanksi berat dari FIFA ? mengingat FIFA sendiri sudah meminta PSSI menggelar Kongres pada bulan September 2012 mendatang. Sepakbola Indonesia pun kini benar-benar di ujung tanduk. (RH)
Foto : lensaindonesia
Penulis
Garuda di dadaku!!
Komentar