Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

01 November 2014

Pelecehan Seksual di Makassar, Berlanjut di Sosmed

Pelecehan Seksual di Makassar, Berlanjut di Sosmed

Criters masih ingatkah cerita kemarin mengenai wanita bule asal Australi yang dilecehkan oleh 2 ABG di Makassar? (Klik untuk mengingat kembali) Dari akun pribadi twitter titutismail yang menjadi sahabat korban bule tersebut bersama temannya (akun twitter @Supirpete2 dan @ardy_chmbrs) membantu korban dan membawa 2 pelaku plecehan (1 masih di bangku SMA dan 1 lagi mahasiswa universitas di Makassar) ke kantor Polrestabes Makassar untuk ditindak lanjuti.

 

Namun hari ini akun twitter @titutismail kembali mengabarkan bahwa dua pelaku tersebut dibebaskan:

'@adlyfcb pemilik hape yg dipakai ngerekam o/ @baronktwbot msh bebas dan ga kapok. See? Spt yg sy blg, sy akan bikin kalian malu!'

 

Melalui akun @titutismail bercerita bahwa 2 pelaku yang yang telah membuat trauma bule asal Autralia dan berjanji tidak akan kembali lagi ke Makassar setelah 2 hari ditahan pelaku dibebaskan dengan syarat wajib lapor, pelaku dibebaskan karena korban tidak menyanggupi proses hukum di Indonesia. Proses hukum tersebut dianggap memberatkan korban untuk bolak-balik antara Ausie-Makassar. Seperti yang sudah kita ketahui Criters, dalam hukum di Indonesia memang membutuhkan sebuah proses yang tidak sebentar, saya pribadi tidak menyalahkan proses hukum di Indonesia. Namun apakah ini 'adil' bagi korban yang kebetulan warga dari negara Autralia? Tidak saja trauma yang hanya waktu yang dapat menyembuhkan namun kota Makassar juga tercoreng dimata mereka dan tentunya keluarga dekat dan kerabat dekat mereka.

 

Hal ini yang juga dimengerti oleh @titutismail, 'Efek trauma yg kalian @adlyfcb @baronktwbot sebabkan krn merekam aktivitas mandi teman kami, ga bisa hilang dgn mudah!,  Aaarrgghh! Kenapa yang dirugiin selalu perempuan! Setelah dipenjara 2hari, kalian santai aja kan?'. @titutismail juga bercerita bahwa ini tidaklah adil, bagi temennya dan juga kaum wanita, sehingga ia memutuskan bila hukum tidak dapat bertindak maka Ia ingin masyarakat dan institusi sekolah yang dapat menghukum pelaku:

'kl kalian ga di penjara, setidaknya kalian tau gimana rasanya dihukum secara sosial!,  Kami udah lapor polisi, ternyata @adlyfcb (SMA 17) @baronktwbot (UNM) cuma hrs wajib lapor! Temen kami? Harus trauma seumur hidup!'

 

Namun harapan agar pihak sekolah ataupun hukuman dari sosial agar dapat menghukum pelaku baik dengan mengeluarkan pelaku dari sekolah mereka harus disimpan dalam-dalam, karena banyak yang salah mengartikan maksud dan tujuan @titutismail. Banyak pihak-pihak atau para alumnus yang sekolahnya tersebut membela almamter mereka.. Whatt!! dan ada juga yang merasa kasihan terhadap pelaku: 'Aduh yg kasian sm pelaku dan sesalin knp sy mention pelaku, apa kalian pikir ringan u/ jd korban pelecehan? Sementara mrk msh bs ketawa2.' 'Kalo sodara kalian dilecehkan, apa msh bs iba dan kasihan thd pelaku? Ga mikir korban? Kl sy sih ga kasian ke pelaku. Knp?', 'knp ko yg tersinggung? Pelaku ko? Sante mi lah. Kami sebut biar dia dikeluarkan. Bkn u/ bikin kalian malu.'

 

Untuk penutupnya @titutismail bercuap:

'Mbok ya khusus pelecehan seksual dan perkosaan hukum di Indonesia ga usah dibikin ribet. Biar korban ga ngerasa makin 'kecil' :('

' Last, @adlyfcb @baronktwbot kalian dan perbuatan kalian lebih rendah dari binatang. Semoga sodara kalian ga alami hal yg kalian lakukan!'

 

Criters, what a truly sad story. Sedih dan malu rasanya membaca ada sebuah kejadian seperti itu dan tidak adanya bantuan yang peduli. Tiada kata lain selain untuk terus berhati-hati, keep your family close and safe yaa Criters. (CAKP)

 

 

(Foto: Twitter TL @titutismail)

  • Ceritamu.com tidak bertanggung jawab atas isi cerita yang dikirim penulis
  • Ceritamu hanya sebagai media untuk menuliskan cerita dan opini penulis tanpa ada hubungan apapun dengan penulis
4 Komentar Laporkan Cerita Yuk Ikutan Kirim Cerita Kamu

Cerita Terkait

Baca cerita lainnya...

Penulis

Komentar

(4 Komentar)
  1. clen Ditulis pada tanggal 01 Februari 2013 21:39

    abg di zaman sekarang egak pernah berpikir dulu dalam melakukan aktivitas

  2. initiald Ditulis pada tanggal 31 Januari 2013 18:57

    Abege suka nggak pake otak emang, nggak mikirin dampak dari perbuatannya itu akan merugikan orang lain bahkan sekarang malah berbalik ke dirinya sendiri. Awalnya ketawa-ketawa, coba sekarang malu pasti mereka kesebar identitasnya

  3. Yamsar Ditulis pada tanggal 31 Januari 2013 17:45

    Kelihatan sekali bahwa pelecehan di Indonesia masih dianggap remeh dan gak penting. Mudah2an cerita ini bisa membuka mata kita semua.. Bayangkan kalo yg jadi korban adalah saudara kita!

  4. silver_line Ditulis pada tanggal 31 Januari 2013 17:28

    Aah Gaswat, masa penyampai info malah diserang..aneh banget, ga mikirin korban apa..lagian pelaku bebas aja gitu, murid kayak begitu cuma malu-maluin nama sekolah

Post Into Facebook Wall
login