Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

23 September 2014

Pemilu Indonesia Dari Masa Ke Masa # 1955

Pemilu Indonesia  Dari Masa Ke Masa # 1955

Pemilu ( Pemilihan Suara ), semula hanya untuk memilih anggota dewan rakyat dan konsituante. Dewan serta Perwakilan rakyat ini akan memilih calon presiden dan wakil presiden. Namun kerja anggota dewan ini sedikit berkurang setelah Undang-Undang Dasar 45 diamandemenkan maka DPR/MPR RI tak perlu lagi turun tangan untuk menentukan siapa yang akan menggantkan poisisinya orang nomor satu dan dua di negara ini. Dengan begitu maka berdirilah Komisi Pemilihan Umum, suatu badan yang mengatur proses dan penyelenggaraan pemungutan suara guna menentukan kepala daerah baik tingkat madya sampai nasional.

Dari sini-lah kita akan mengetahui ternyata bangsa ini memiliki jalan cerita serta sejarah yang layak kita ketahui informasi seputar pesta demokrasi dan partai-partai yang ikun menjadi peserta pemilu. Bila ditelusuri  tentang penyelenggaraan event nasional ini, dimulai dari pemilihan umum pertama yakni yang diselenggarakan pada tahun 1950 sampai yang terakhir tahun 2009, bahwa negara ini sudah melakukan sebanyak 10 kali mengadakan ajang pesta demokrasi , disetiap lima tahun tersebut ternyata memiliki peserta pemilu yang variatif serta memiliki cerita lain dari pemilu satu, dua, tiga dan seterusnya.  Coba kita rangkum penyelenggaraan pemilu tersebut dari awal sampai penyelnggaraannya yang terkini.

Pemilu Tahun 1955

Negeri ini mengenal pemilihan umum, yakni pada tahun 1955.  Inisiatif bahwa negeri ini sudah harus menyelenggarakan pemilu itu berdasarkan inisiatif seorang Muhammad Hatta dalam maklumat wapres nomor sepuluh tertanggal 3 Nopember 1945, yang berisi anjuran tentang pembentukan par-tai-partai politik. Maklumat tersebut menyebutkan, pemilu untuk me-milih anggota DPR dan MPR akan diselenggarakan bulan Januari 1946.

Namun berbeda antara perencanaan yang semula dengan kenyataan yang dihadapi, pemilu 1955 dilakukan dua kali. Yang pertama, pada 29 September 1955 untuk memlih anggota-anggota DPR. Yang kedua, 15 Desember 1955 untuk memilih anggota-anggota Dewan Konstituante. Dalam Maklumat X hanya disebutkan bahwa pemilu yang akan diadakan Januari 1946 adalah untuk memilih angota DPR dan MPR, tanpa adanya konstituante.

Kendala yang utama dari penyelenggaraan pemilu yang tertunda itu, yakni belum adanya perangkat adminitrasi dan perundang-undangan yang mapan serta pembahasan hal tekhnis tentang penyelenggaraan pemilu ditambah belum adanya jaminan keamanan dalam negeri.

Nah, pada penyelenggaraan pemilu pertama ini, ada 29 partai yang menjadi pesertanya, dalam pesta demokrasi tersebut, munculah lima partai besar, yakni Partai Nasional Indonesia, Masyumi ( Majils Syuro Muslimin Indonesia ), Nahdatul Ulama ( NU ), Partai Komunis Indonesia ( PKI ).  Ada juga partai yang memperoleh kursi di bawah sepuluh yakni , PSII (Partai Syarikat Islam Indonesia) , Parkindo (Partai Kristen Indonesia) , Partai Katolik , Partai Sosialis Indonesia (PSI) , IPKI ( Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia dan Perti ), Pergerakan Tarbiyah Islamiyah), PRN ( Partai Rakyat Nasional,  Partai Buruh),  GPPS ( Gerakan Pembela Panca Sila ),  PRI (  Partai Rakyat Indonesia ) dan PPPRI (Persatuan Pegawai Polisi RI, dan Murba).

Selebihnya masih ada 12 partai, mendapat 1 kursi (Baperki, PIR (Persatuan Indonesia Raya) Wongsonegoro, PIR (Persatuan Indonesia Raya) Hazairin, Grinda, Permai (Persatuan Rakyat Marhaen Indonesia), Partai Persatuan Dayak, PPTI (Partai Politik Tarikat Islam), AKUI, PRD (Persatuan Rakyat Desa), PRIM (Partai Republik Indonesis Merdeka), ACOMA (Angkatan Comunis Muda) dan R. Soedjono Prawirisoedarso.

Tidak berbeda dengan pemilihan umum tahun 1999 sampai 2009 yah? Jumlah partai yang ambil bagian dalam pemilu tersebut. Namun di tahun-tahun berikutnya sedikit demi sedikit mengalami perubahan, hingga kini sudah ada Komisi atau kelembagaan negara yang mengatur penyelenggaraan tersebut.

  • Ceritamu.com tidak bertanggung jawab atas isi cerita yang dikirim penulis
  • Ceritamu hanya sebagai media untuk menuliskan cerita dan opini penulis tanpa ada hubungan apapun dengan penulis
0 Komentar Laporkan Cerita Yuk Ikutan Kirim Cerita Kamu

Baca cerita lainnya...

albana__

Penulis

hasan albana

Komentar

(0 Komentar) Yuk jadi yang pertama Komentar disini
Post Into Facebook Wall
login