Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

18 Desember 2014

PKS Galau

PKS Galau

Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta memang belum memutuskan siapa pemenang putaran pertama terkait pemilihan Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017. Namun berdasarkan perhitungan beberapa media dan juga hasil berbagai survei, pasangan Jokowi-Ahok lah pemenangnya. 20 September sudah dipastikan putaran kedua akan dilaksanakan. Saat ini pastinya kubu Foke sedang mempersiapkan strategi yang super duper untuk memperoleh suara agar bisa mengalahkan Jokowi. Seperti yang kita ketahui, Jokowi telah lebih dulu “melobi” Hidayat Nur Wahid sebagai Ketum PKS untuk meminta pedukung PKIS mengalihkan suaranya kepada kubu Jokowi-Ahok. Setelah itu Foke juga ikut-ikutan mendekati Hidayat untuk mendapat perolehan suara. Yang menjadi pertanyaan, apakah mungkin PKS akan mendukung pasangan Foke-Nara?

Seperti yang dilansir Sindonews.com: Bulan depan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan putuskan sikapnya terkait dukungan kepada pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) pada DKI Jakarta pada putaran kedua. Saat ini pihaknya masih mengkaji mengenai untung-ruginya berkoalisi dengan salah satu pasangan calon. Saat ini berdasarkan hitung cepat (quick count) hasil perolehan suara putaran pertama, hanya pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama yang lolos ke putaran kedua.

“Habis lebaran lah, kita bisa istikharah dulu selama Ramadhan, masih 20 September kan. Dua – duanya bisa dipertimbangkan ada plus dan minusnya, fivty–fivty, semua calon melakukan pendekatan pada PKS, bukan kita yang mendekati, tapi mereka yang mendekati, Pak Jokowi sudah mendekati Pak Hidayat, bukan Pak Hidayat yang memutuskan tapi keputusannya di propinsi dan pusat (PKS),” ujar Sekretaris Umum DPW PKS DKI Jakarta Muhammad Gunawan di Wisma Makara Universitas Indonesia (UI), Minggu (15/07).

Wow...PKS apakah sedang diperebutkan? Menurut hemat saya sebaiknya Foke harus siap-siap berlapang dada jika pada putaran kedua nanti Jokowi akan menduduki kursi DKI satu. Jika Foke menang tidak menutup kemungkinan Foke bermain curang, karena apa? Hasil presentase yang dihasilkan Foke dan Jokowi sangat terbilang jauh yakni Foke 34% jokowi 43%. Masyarakat kini sudah tidak perduli asal suku sang calon. Melainkan masyarakat sudah cukup bosan karena kondisi DKI Jakarta tak kunjung mengalami perbaikan maupun dari segi fasilitas dan juga birokrasi!!!

Salam-Kritis

  • Ceritamu.com tidak bertanggung jawab atas isi cerita yang dikirim penulis
  • Ceritamu hanya sebagai media untuk menuliskan cerita dan opini penulis tanpa ada hubungan apapun dengan penulis
7 Komentar Laporkan Cerita Yuk Ikutan Kirim Cerita Kamu

Baca cerita lainnya...

tutuk

Penulis

Nestia

fighting for my life

Komentar

(7 Komentar)
  1. anndy Ditulis pada tanggal 17 Juli 2012 23:05

    masih banyak cara buat membuat jakarta aman nyaman tentram.. gk harus jadi gubernur...

    siap menang haruss siap kalah...

  2. iyel_iyel@yahoo.com Ditulis pada tanggal 17 Juli 2012 17:47

    kita lihat saja nanti siapakah yang akan memenangkan pemilihan gubernur kali ini okeh

  3. iyel_iyel@yahoo.com Ditulis pada tanggal 17 Juli 2012 17:47

    kita lihat saja nanti siapakah yang akan memenangkan pemilihan gubernur kali ini okeh

  4. iyel_iyel@yahoo.com Ditulis pada tanggal 17 Juli 2012 17:44

    selama dipegang foke apakah ada perubahan yang signifikan di jakarta saya rasa jawabannya tidak

  5. iyel_iyel@yahoo.com Ditulis pada tanggal 17 Juli 2012 17:44

    selama dipegang foke apakah ada perubahan yang signifikan di jakarta saya rasa jawabannya tidak

Post Into Facebook Wall
login