Puluhan Juta Warga Miskin Terancam Tidak Dapat Jamkesmas
"Orang miskin dilarang saki!". Itu kalimat yang tepat untuk menggambarkan keadaan saat ini. Kenapa?, karena pemerintah hanya mencatat kepersertaan jamkesmas tahun ini hanya 76,4 juta jiwa. Padahal jumlah penduduk misikin terus bertambah, sehingga setidaknya akan ada puluhan juta jiwa terancam tidak kebagian jamkesmas. Ketika saya membaca berita ini media online sungguh sangat miris hingga meneteskan air mata. Kenapa ya masih saja rakyat kecil yang djadikan korban oleh penguasa itu.
Berdasarkan hasil PPLS 2011 yang dirilis TNP2K dan BPS, setidaknya jumlah keluarga kategori tidak mampu atau orang-orang miskin yang layak mendapatkan jamkesmas mencapai 96,7 juta jiwa. Sementara untuk kuota peserta jamkesmas 2013 hanya akan ditingkatkan menjadi 86,4 juta jiwa. Maka bila dihitung-hitung, tahun 2013 mendatang akan ada sekitar 20 juta jiwa tidak mendapatkan jamkesmas. Bisa dibayangkan siapa yang akan menanggung biaya jika warga miskin tidak ditanggung oleh jamkesmas. Apa iya si warga miskin harus meninggal ketika penyakitnya tidak bisa diobati karena tidak adanya biaya.
Padahal anggota DPR mengklaim anggaran untuk kesehatan terus naik. Tak kurang dari triliunan rupiah pun digelontorkan untuk biaya kesehatan rakyat, tapi apa rakyat miskin tidak dapat merasakan uang pemerintah itu. Malah sekarang, rakyat miskin dilarang sakit karena tidak adanya jamkesmas. Apalgi ditambah dengan biaya rumah sakit yang sangat mahal dan harus ada uang muka bila ingin dirawat inap. Sunggu ironisnya negeri ini, maka tak heran lah bila sebuah lembaga internasional mengakategorikan Indonesia sebagai negara gagal.
Kalau menurut pendapat criters sendiri gimana??
(foto : satunews.com)
Penulis
Komentar