Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

Siti Hartati Murdaya, Si Kawan Lama Presiden

Siti Hartati Murdaya, Si Kawan Lama Presiden

Seketika nama Siti Hartati Murdaya menjadi buah bibir di masyarakat usai penetapan dirinya menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan suap Bupati Buol, Sulawesi Tengah, Amran Batalipu. Hartati Murdaya diduga memberi suap Rp 3 miliar untuk memuluskan bisnisnya di Buol. Hal ini menambah panjang daftar kader Partai Demokrat yang tersandung masalah korupsi.

Penetapannya sebagai tersangka oleh KPK membuat nama PD kembali tercoreng. Mengingat Hartati Murdaya memiliki posisi yang cukup penting yakni sebagai Anggota Dewan Pembina sekaligus juga anggota Komite Ekonomi Nasional yang diangkat oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tidak hanya itu, ia juga memiliki peran besar untuk menggerakkan mesin partai dari segi finansial.

Sebuah koran nasional Tempo, menjabarkan kisah kedekatan Hartati dengan SBY. Memang sudah menjadi rahasia umum kalau konglomerat ini memiliki peran penting dalam pemenangan SBY di pilres tahun 2004 dan 2009. Maka tidak heran bila perusahaan-perusahaan milik Ketua Walubi ini aman dari sorotan penegak hukum. Namun tidak halnya dengan KPK, lembaga antrasuah ini tidak tinggal diam melihat korupsinya.
Berikut runtutan cerita kawan lama Presiden ini menurut koran Tempo (09/08/2012) :

2004 : Ketika SBY maju ke pilpres 2004, Hartati masuk dalam tim sukses bayangan untuk pemenangan Yudhoyono. Ia diutus Tim Sekoci untuk mendekati umat Buddha.

2009 : Pilpres 2009, ia bergabung dalam timses SBY yang diketuai Hatta Rajasa. Jakarta International Expo, miliknya kerap menjadi tempat berkampanye Partai Demokrat. Sepanjang kampanye, Hartati kerap sepanggung sambil bernyanyi dan berjoget dengan SBY dan Ani Yudhoyono di panggung kampanye. Selepas kongres Demokrat di Bandung tahun 2010 lalu, ia resmi masuk PD dan langsung menjadi anggota Dewan Pembina.

Selain itu, Hartati juga aktif menyumbang dana miliaran rupiah untuk jalannya kampanye PD. 30 Juni 2009, ia menyumbang Rp 750 juta. Sebelumnya tapi masih di bulan yang sama, ia kembali menyumbang Rp 1,65 miliar. Tidak hanya itu, Hartati juga memasok kaos dan atribut kampanye.

(foto : suarapengusaha.com)

1 Komentar Laporkan Cerita

Meinar

Penulis

Komentar

(1 Komentar)
  1. taufik prayitno Ditulis pada tanggal 11 Agustus 2012 07:06

    selengkapnya di
    http://towerprovider.tk

login