Syair Sederhana
Syair sederhana, kata-katanya pun mudah dieja, dimana setiap inspirasinya datang dari engkau wahai gadis berbibir tipis. Setiap aksara yang berhasil kurangkai, walau tak menawan tapi ini jujur memuji engkau yang berparas rupawan. Hingga membuatku lupa akan lara yang selama ini ada.
Aku memang bukan pujangga, hanya penangkap senja yang tiba-tiba terkesima dengan sosok ayu mempesona yang lewat didepan mata. Sungguh, aku terpukau dengan senyumannya dan tak bisa lepas dari bayangnya.
Sekali lagi, aku terpikat dengan senyum mautnya. Ingin kenal namanya, siapa tahu dia belum ada yang punya dan bisa berusaha untuk mendekatinya.
Dalam dekapan senja, kini hanya bayangnya yang menghiasi muka...
Bandung, 31 Juli 2012
sumber gambar : http://blog.codingwear.com
Penulis
Komentar
-
Irwan.AR Ditulis pada tanggal 07 Agustus 2012 14:28
diksi yang berirama, bermain-main dengan irama kata sungguh mengasyikkan. sederhana tapi mengasyikkan. top!
-
kulinet Ditulis pada tanggal 31 Juli 2012 16:39cukup bagus rangkaian kata2nya untuk menjelaskan dan memberi gambaran yang indah
-
kulinet Ditulis pada tanggal 31 Juli 2012 16:38cukup bagus rangkaian kata2nya untuk menjelaskan dan memberi gambaran yang indah