Kesabaran adalah menyatukan Badan dan Pikiran

Author Message
reza_k

  • Total Posts : 83
  • Scores: 0
  • Reward points : 0
  • Joined: 11/27/2011
  • Status: offline
Kesabaran adalah menyatukan Badan dan Pikiran Monday, February 20, 2012 11:45 AM (permalink)
0
 
Kesabaran adalah menyatukan Badan dan Pikiran
 
Bayangkan diri kita ketika sedang berada di dalam ruangan konser, yang sedang asyik menikmati indahnya alunan musik, tiba-tiba kita tersadar bahwa pintu mobil kita belum dikunci.  Kita pasti akan menjadi khawatir terjadi sesuatu terhadap mobil kita, dan cilakanya, kita tak dapat keluar begitu saja dari ruangan itu. Kita menjadi gelisah dan tak dapat lagi menikmati musik konser, dan kita begitu tak sabar menunggu konser tersebut berlalu.
 
Coba renungkan sebentar skenario di atas.
 
Ilustrasi tersebut menggambarkan definisi baru mengenai kesabaran. Kesabaran adalah kemampuan menyatukan badan dan pikiran kita (BODY & MIND) di satu tempat.  Begitu badan dan pikiran kita berada di lain tempat, kita akan sangat gelisah dan kehilangan kesabaran.
 
Lihatlah contoh di atas. Ketika badan dan pikiran kita berada di ruangan konser, kita begitu menikmati segala sesuatunya. Tapi begitu kita sadar bahwa mobil kita ternyata belum terkunci, seketika itu juga pikiran kita beralih ke tempat parkir. Pada saat itu kenikmatan kita menonton berubah menjadi penderitaan, ketegangan, dan kegelisahan. Kalau semula kita begitu sabar menikmati indahnya alunan musik detik demi detik, kini kesabaran itu benar-benar habis. Badan kita masih di tempat konser, sementara pikiran ada di tempat lain.
 
Dengan contoh sederhana ini kita seharusnya merenung dan menoba untuk merevisi total pemahaman kita mengenai kesabaran. Selama ini, sabar seringkali diartikan dengan bersedia menderita, bersikap tabah, mengalah, dan seterusnya. Sabar sering diekspresikan dengan mengurut dada. Ketika kita sedang mengalami musibah, kemudian orang datang dan mengatakan: ''Bersabarlah menghadapi cobaan ini.''. Ketika kita tengah di-dzalimi, kawan-kawan mengatakan, "Bersabarlah, biar nanti Allah yang akan membalas orang itu".
 
Tidak ada yang salah dengan kata-kata tersebut. Yang salah adalah maknanya,  seolah-olah bersabar hanyalah dikaitkan dengan penderitaan hidup, dengan ekespresi mengurut dada. Ekspresi seperti ini telah mereduksi begitu banyak makna dan pemahaman mengenai arti dari sebuah kesabaran. Padahal kesabaran adalah rahasia terpenting untuk menikmati hidup. Kalau kita bersabar, berarti kita akan benar-benar menikmati saat-saat terindah dalam hidup ini.
 
Marilah kita pahami bahwa definisi baru mengenai kesabaran, bahwa Kesabaran itu adalah menyatukan Badan dan Pikiran disatu tempat.
 
Apa yang terjadi kalau badan kita di kantor tapi pikiran di rumah, atau sebaliknya Anda di rumah tapi pikiran di kantor? Pasti kita tidak sedang menikmati hidup. Dalam menjalankan pekerjaan,  sering kita harus bepergian jauh ke luar kota selama beberapa hari.  Saat itu kita sering merindukan keluarga di rumah. Dan begitu itu terjadi, maka kita akan merasa stres dan kehilangan kesabaran, dan ingin buru-buru pulang.
 
Coba amati apa yang kita rasakan saat terjebak kemacetan di jalan. Kita sering menjadi stres, karena badan masih di mobil tapi pikiran sudah di kantor, di tempat klien atau di rumah. Kita tentu merasa menderita.

Sekarang coba lakukan penyatuan badan dan pikiran kita kembali. Kuncinya adalah kesadaran. Sadarilah sepenuhnya apa yang sedang kita alami.

Rasakan tubuh kita yang sedang duduk di mobil, rasakan sentuhan tangan kita pada kemudi, dan kaki yang sedang menginjak pedal. Hidupkan musik kesukaan kita, dan amatilah gedung-gedung yang menjulang tinggi. Kita akan merasakan keajaiban. Perlahan-lahan kesabaran kita tumbuh kembali, dan bukan itu saja, kita juga akan merasakan rileks.
 
Jadi jangan salah, untuk relaksasi, kita tidak membutuhkan waktu dan tempat yang khusus, yang kita perlukan cuma bersabar.
 
Sabar berarti hidup di masa sekarang dan menikmati keberadaan kita.  Kita sering tak sabaran kalau menunggu sesuatu? Coba satukan badan dan pikiran, maka kita akan merasakan bedanya.
 
Definisi lain dari kesabaran adalah kesediaan kita untuk menjalani prosesnya satu demi satu. Dunia ini diciptakan berproses. Kesabaran berarti menikmati proses tersebut, dimana kita harus mau bersabar menjalani prosesnya dari waktu ke waktu.
 
Jadi, marilah kita bersabar, serta rasakan bahwa hidup akan terasa lebih nikmat. Jangan sampai harus mengurut dada, karena kesabaran adalah kenikmatan, bukannya penderitaan ;  dan yang menyebabkan kita berhasil bukanlah kepandaian, melainkan kesabaran.
 
Inilah rahasianya mengapa dalam Al-Quran selalu dikatakan, bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang SABAR.
 
 
Reza Kamarga / Feb 2012.
 
<message edited by reza_k on Monday, February 20, 2012 11:53 AM>
 
#1
Online Bookmarks Sharing: Share/Bookmark

Jump to:

Current active users

There are 0 members and 1 guests.

Icon Legend and Permission

  • New Messages
  • No New Messages
  • Hot Topic w/ New Messages
  • Hot Topic w/o New Messages
  • Locked w/ New Messages
  • Locked w/o New Messages
  • Read Message
  • Post New Thread
  • Reply to message
  • Post New Poll
  • Submit Vote
  • Post reward post
  • Delete my own posts
  • Delete my own threads
  • Rate post

2000-2012 ASPPlayground.NET Forum Version 3.9