Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

28 Agustus 2014

Kota Jakarta

Galeri

Lihat Semua
5

Rating Pengguna

1 Votes

1 2 3 4 5

Review

(2 Review)
Tulis Review

Cerita

Lihat Semua
Aroma Jokowi Nyapres Sudah Tercium, Ahok : Pasti Menang!

Aroma Jokowi Nyapres Sudah Tercium, Ahok : Pasti Menang!

Lagi-lagi Jokowi...Lagi-lagi Jokowi....Mungkin sebagian orang menganggap bahwa mantan walikota Solo ini menjadi batu ganjalan bagi sejumlah capres yang sudah terdengar woro-woro bahwa mereka sudah mendeklarasikan diri untuk menjadi capres dan cawapres, seperti pasangan Wiranto dan Hary Tanoe ( HT ) Baca Selengkapnya ..

Lagi-lagi Ulah Ahok Bikin Shock

Lagi-lagi Ulah Ahok Bikin Shock

Ahok yang terkenal karena kerap melontarkan kata-kata dan komentar pedas bahkan terkadang membuat beberapa pejabat tersinggung, entah karena ada kata-katanya yang dipelintir oleh media atau memang merasa tersindir. Karena merasa di pihak yang benar dan apa yang diucapkannya sesuai undang-undang, AhoBaca Selengkapnya ..

Siapa Bilang Ahok Gak Bisa Digoyang?

Siapa Bilang Ahok Gak Bisa Digoyang?

Jokowi yang terkenal dengan selera musiknya yang cadas pernah bilang kalau Ahok sukanya sama musik dangdut. Soalnya kan belum banyak yang tau bagaimana selera musiknya Ahok. Padahal kita semua udah sering lihat tuh bagaimana kerasnya Ahok kalau sedang berdebat, gaya bicaranya yang tegas dan tanpa baBaca Selengkapnya ..

sunting

Kilas Kota

Jakarta ooh Jakarta, sejak dahulu Jakarta terkenal sebagi kota Kosmopolitan. Jakarta, mempunyai monumen bersejarah terletak di tengah kota yang bernama Monas (monumen nasional) yang didirikan oleh pemerintah Indonesia untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah. Tidak hanya Monas yang menjadi tempat bersejarah di Jakarta, disekitar Monas juga terdapat Mesjid Istiqlal yang berdiri megah. Mesjid Istiqlal merupakan mesjid terbesar di Asia, tidak jauh dari mesjid Istiqlal dan Monas terdapat juga Istana Negara dan Istana Merdeka yang merupakan 2 buah bangunan utama yang sering digunakan untuk acara kenegaraan.

Kota Jakarta yang terkenal dengan nama "Sunda Kelapa" sejak dahulu sudah menjadi pusat persekutuan dagang Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) Orang Belanda pada masa itu sangat gemar menggali Kali-kali buatan yang mereka namakan gracht (kali buatan). Konon karena mereka rindu akan kota Amsterdam di negera asal mereka yang sampai kini masih terbelah-belah oleh banyak grachten. Sejak saat itu Kali Ci Liwung mempunyai kanal-kanal kali kecil yang berfungsi sebagai sarana penanggulangan banjir dan angkutan barang, sungai-sungai itu “tempo doeloe” juga menjadi sumber air minum utama bagi warga kota. Sampai abad ke-19 air Kali Ciliwung dipergunakan oleh orang-orang Belanda di Betawi sebagai air minum.

Pada awal abad ke 20 kota Jakarta atau Sunda kelapa sudah merupakan pusat dagang yang sangat penting karena desa di sekitar pelabuhan Sunda Kelapa adalah cikal-bakal kota Jakarta.

 (Dikutip dari berbagai sumber)

Pemerintahan/Administrasi
Hiburan/Wisata/Kuliner
Event Budaya/Tradisi
Kata Mereka
Pendidikan/Sekolah
Tahukah Kamu
  • sunting

    Gubernur Jakarta : Ir. H. Joko Widodo

    Wakil Gubenur : Basuki Tjahaja Purnama

    Fraksi DPRD Jakarta

    F. PKS

    F. P Demokrat

    F. P Golkar

    F. PPP

    F. Gerakan Indonesia Raya

    F. P Hanura

    F. PAN

    F. PKB

    F. PDIP

  • sunting

    Layaknya sebuah ibukota, Jakarta merupakan sebuah barometer pusat peradaban, pusat pemerintahan, dan pusat dari segala kegiatan penting di negara kita ini. Dalam hal pariwisata, dalam hal kuliner, dalam hal kemajuan ekonomi, dalam hal kebudayaan, Jakarta menjadi sorotan nomor satu. Itu juga karena Jakarta memiliki kepadatan penduduk tertinggi di Indonesia, dimana menurut regionalinvestment.bkpn.go.id total penduduk Jakarta periode 2010 berjumlah 9.607.787 jiwa.

    Jakarta dilayani oleh Soekarno-Hatta International Airport, Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, dan Pelabuhan Tanjung Priok, Kereta yang menghubungkan antar kota seperti Bandung dan Bogor, Busway, serta angkutan umum lainnya. Ada banyak infrastruktur pariwisata, pusat hiburan, dan internasional hotel dan restoran. Jakarta juga memiliki banyak tempat ber-sejarah dan warisan budaya.

    Dikota yang tidak pernah tidur, Jakarta akan membawa kamu dalam kehidupanmalamnya, semakin malam semakin gemerlap, café, bilyard dan kelab malam yang ditahbiskan menjadi satu-satunya hiburan, bergairah untuk saling berlomba menawarkan keseangan, tak terkecuali hiburan yang penuh dengan kenikmatan surgawi. Jakarta yang berdenyut selama 24 jam akan selalu membawa kamu hanyut dalam larutan surga sesaat ini...

    Khas Jakarta

     

    Monumen Nasional (Monas)

    Museum Gajah

    Kebun Binatang Ragunan

    Taman Mini Indonesia Indah

    Taman Impian Jaya Ancol

    Museum Fatahillah

    Pulau Seribu

    Museum Fatahillah dikenal pula sebagai Museum Sejarah Jakarta

    Museum Wayang

    Museum Adam Malik

    Museum Tekstil

    Museum Satria Mandala

    Museum Bahari

    Museum Seni Rupa dan Keramik

    Museum Perangko

    Museum Pelita Harapan

    Taman Prasasti

    Gedung Joang '45

    Museum Bank Mandiri

    Museum Bank Indonesia

    Kuliner

    Lumpia Jakarta

    Ketoprak (Ciragil, Mayestik, Tanah Abang)

    Somay (Djoni)

    Soto Bogor Manggarai

    Mie Ayam Simprug

    Mie Ayam Joni

    Bakmi GM

    Bakmi Gang Kelinci

    Seafood Pecenongan

    Mall-Mall di Jakarta

    Gajah Mada Plaza

    ITC Cempaka Mas

    Menteng Plaza

    Plaza Indonesia

    EX Plaza Indonesia

    Sarinah Plaza

    Grand Indonesia Shopping Town

    Lifestyle X'nter

    Senayan City

    Plaza Senayan

    Mall Mangga Dua

    WTC Mangga Dua

    Pluit Junction

    Mall Artha Gading

    Sports Mall Kelapa Gading

    Kelapa Gading Trade Center

    Mall of Indonesia

    Cibubur Junction

    Pondok Indah

    Pondok Indah II

    Tamini Square

    Arion Mal

    Mal Kalibata

    Cilandak Town Square

    Mal Cilandak

    Bintaro Plaza

    Blok M Plaza

    Blok M Square

  • sunting

    Membicarakan Jakarta maka tidak lepas dengan kesenian-kesenian di jakarta dan ikatannya dari masyarakat Betawi. Karena memang dari sanalah kesenian asli kota tersebut. Kesenian-kesenian itu meliputi:

    • Kesenian musik : Ini merupakan perpaduan dari kesenian musik setempat dengan budaya Cina. Hal ini dapat dilihat dari instrumen musik yang di gunakan seperti alat musik gesek dari Cina yang bernama Kongahyan,Tehyan dan Sukong.
    • Gambang Kromong: Kesenian ini bermula dari sekelompok grup musik yang dimainkan oleh beberapa pekerja pribumi di perkebunan milik Nie Hu Kong yang berkolaborasi dengan dua orang wanita perantauan Cina yang baru tiba dengan membawa Tehyan dan Kongahyan (alat musik cina). Pada tahun 70an Gambang Kromong terdongkrak lewat sentuhan kreativitas "Panjak" Betawi legendaris "Si Macan Kemayoran", Almarhum H. Benyamin Syueb bin Ji'ung.
    • Tanjidor: Adalah kesenian Betawi yang berbentuk orkes. Kesenian ini sudah dimulai sejak abad ke-19. Alat-alat musik yang digunakan biasanya terdiri dari penggabungan alat-alat musik tiup, alat-alat musik gesek dan alat-alat musik perkusi yang berfungsi sebagi pengantar pengantin baru atau upacara-upacara besar adat Betawi.

  • sunting

    "Aku enggak terlalu berharap. Kalau sudah berjalan butuh waktu. Tapi, aku berharap, walau pelan-pelan ada perubahan signifikan dari sebelumnya. Aku enggak berharap bebas macet, kayanya sih enggak mungkin," Jumat, (21/9/2012), Tribunnews- Jumat, 21 September 2012.

    - Luna Maya - Model, Bintang Film

    "Semua masalah di Jakarta seperti macet, banjir, dan daerah kumuh harus menjadi prioritas Jokowi dalam memimpin Jakarta."Yah macet dikurangi, banjir berkurang, kekumuhan diperbaiki. Butuh partisipasi semuanya dan butuh keseriusan," imbuh Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Viva News, 29 Okt 2012)

  • sunting

    Institut

    Institut Bisnis dan Informatika Indonesia (IBII)

    Institut Bisnis Nusantara (IBN)

    Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP)

    Institut Kesenian Jakarta (IKJ)

    Institut Keuangan Perbankan dan Informatika Asia Perbanas (AFBI Institute Perbanas)

    Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal (ISTA)

    Institut Teknologi dan Bisnis Kalbe (ITBK)

    Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN)

    Universitas

    Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG)

    Universitas Al Azhar Indonesia (UAI)

    Universitas Azzahra

    Universitas Bakrie (UB)

    Universitas Bhayangkara Jaya (UBHARA JAYA

    Universitas Bina Nusantara (UBINUS)

    Universitas Borobudur

    Universitas Budi Luhur (UBL)

    Universitas Bunda Mulia (UBM)

    Universitas Bung Karno (UBK)

    Universitas Darma Persada (UNSADA)

    Universitas Mercu Buana

    Universitas Gunadarma (UG)

    Universitas Jayabaya

    Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta

    Universitas Trisakti

    Universitas Indonusa Esa Unggul

    Universitas Pancasila

    Universitas Pelita Harapan

  • sunting

    Pada tahun 1989 Keunikan Elang Bondol dan Salak Condet membuat Ali Sadikin (Gubernur DKI kala itu) menetapkan sebagai Cagar Budaya yang harus dilestarikan. Penetapan maskot Elang Bondol dan Salak Condet itu bisa dilihat di kawasan Cempaka Putih. Di sana terdapat patung tegak berdiri, patung burung Elang Bondol membawa Salak Condet.

    Kalau Jakarta sudah berganti nama sebanyak 12 kali?

    1. Pada Abad ke-14 bernama "Sunda Kelapa"
    2. Tanggal 22 Juni 1527 oleh Fatahilah, berganti nama menjadi "Jayakarta"
    3. Tanggal 4 Maret 1621 oleh Belanda untuk pertama kali bentuk pemerintah kota bernama "Stad Batavia".
    4. Tanggal 1 April 1905 berubah nama menjadi "Gemeente Batavia'"
    5. Tanggal 8 Januari 1935 berubah nama menjadi "Stad Gemeente Batavia"
    6. Tanggal 8 Agustus 1942 oleh Jepang diubah namanya menjadi "Jakarta Toko Betsu Shi"
    7. Pada September 1945 pemerintah kota Jakarta diberi nama "Pemerintah Nasional Kota Jakarta"
    8. Tanggal 20 Februari 1950 dalam masa Pemerintahan Pre Federal berubah kembali menjadi nama sebelumnya (No. 5) "Stad Gemeente Batavia".
    9. Tanggal 24 Maret 1950 diganti menjadi "Kota Praj'a Jakarta"
    10. Tanggal 18 Januari 1958 kedudukan Jakarta sebagai daerah swatantra dinamakan "Kota Praja Djakarta Raya"
    11. Tahun 1961 dengan PP No. 2 tahun 1961 jo UU No. 2 PNPS 1961 dibentuk "Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya"
    12. Tanggal 31 Agustus 1964 dengan UU No. 10 tahun 1964 dinyatakan Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya tetap sebagai Ibukota Negara Republik Indonesia dengan nama "Jakarta".
    13. Tahun 1999, melalaui UU No 34 tahun 1999 tentang Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Negara Republik Indonesia Jakarta, sebutan pemerintah daerah berubah menjadi "Pemerintah Provinsi DKI Jakarta", dengan otonominya tetap berada di tingkat provinsi dan bukan pada wilayah kota. Selain itu wilayah DKI Jakarta dibagi menjadi 6, yakni 5 wilayah kotamadya dan satu kabupaten administratif Kepulauan Seribu.

Review

Lihat Semua
(2 Review)
  1. Carolena Amd Ditulis pada tanggal 16 Januari 2013 17:52

    sampai kapanpun kita harus selalu dukung kota yang terbaik. walau gimana jkt pusat kota terbesar di dunia.

  2. Carolena Amd Ditulis pada tanggal 16 Januari 2013 17:49

    walaupun kota jakarta selalu banjir tetapi aku bangga dengan kota kelahiranku meskipun kel bsr bukan orang betawi tetapi aku campuran babel-jkt . aku akan selalu bangga walupun semraut. kita dukung sampai titik akhir penghabisan.

Laporkan Cerita