Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

03 September 2014

Air Mata Terakhir Bunda

3

Rating Pengguna

2 Votes

1 2 3 4 5

Review

(3 Review)
Tulis Review

Biografi

sunting

Diangkat dari novel best seller "Air Mata Terakhir Bunda" (AMTB), dari cetakan ke-6 karangan Kirana Kejora. Film ini berlatar belakang kota Sidoarjo yang maju dan modern namun kental dengan kearifan setempat.
Sebuah film yang memperlihatkan, kekuatan doa Ibu didalam menghantar pintu kesuksesan dimasa depan. Sebuah cerita "Surga" benar terletak dibawah telapak kaki Ibu.

Sinopsis Singkat:

Film ini mengisahkan tentang perjuangan seorang ibu dalam menghantarkan anak-anaknya ke jenjang kesuksesan dengan berlatar belakang kota Sidoarjo yang maju dan modern namun kental dengan kearifan setempat.

infogue.com/vgbfriends.blogspot.com

Baca Selengkapnya ..

Info Tambahan
Pemain Film
Pemain Film
Kru Film
  • sunting

    Cerita tersentralisasi pada dinamika hidup seorang pria bernama Delta Santoso, yang seluruh hidup dan jiwanya diabadikan untuk berterimakasih pada Ibundanya. Pengabdiannya untuk berterimakasih kepada Sang Bunda, tidak pernah surut, apapun situasi dan konflik hidup yang ia hadapi.

    Sebuah kisah cerita nyata, dari keluarga korban lumpur Lapindo dan banyaknya bencana yang menghampiri dari suami yang melarikan diri ke wanita lain tanpa memberi kejelasan status hingga kemiskinan yang membuat Sriyani harus memenuhi kebutuhannya sehari-hari dan membiayai sekolah kedua anaknya (Delta dan Iqbal) ia menjadi buruh cuci setrika sambil berjualan lontong kupang, makanan khas kota lumpur Sidoarjo yang ia jajakan sendiri dengan sepeda tuanya.

    sebuah cerita dari kekuatan, cinta, dan doa Ibu.

    Rudi Soedjarwo berkomentar: "Membaca Novel Air Mata Terakhir Buda, seperti membawa kita ke emosi jiwa yang terdalam. Luar Biasa...!"

    Film Air Mata Terakhir Bunda di kabarkan menghabiskan biaya produksi berkisar 5M, hal ini dibutuhkan untuk mengembalikan sebuah potret set tahun 1994. Film ini juga mengambil set Universitar ITS, Surabaya sebagai salah satu lokasinya.

    Film ini membutuhkan crew sebanyak 60 orang untuk dapat menyelesaikan film, dan di rencanakan tayang serentak di 50 bioskop tanah air di bulan Desember 2012 ini.

  • sunting

    • Produser: Erna Pelita
    • Sutradara: Endri Pelita
    • Penulis Naskah: Danial Rifky

  • sunting

  • sunting

    • Line Produser: Ferry Ardian

Review

Lihat Semua
(3 Review)
  1. Mustopa Ditulis pada tanggal 29 Oktober 2012 12:27

    wah cerita nyata diangkat ke layar lebar lagi nih, bencana alam memang merupakan cobaan dan juga didikan dari sang Khalik pada kta.

  2. Mustopa Ditulis pada tanggal 03 September 2012 11:33

    pasti Filmnya bagus, ibu adalah orang yang paling utama di kehidupan kita, Kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa, hanya memberi tak harap kembali bagai sang surya menyinari dunia.

  3. rayati Ditulis pada tanggal 01 September 2012 08:02

    Film ini bagus sekali,permainan bintang utamannya sangat berbobot,jalan cerita cukup asik

Laporkan Cerita