Kota Bandung
Galeri
Lihat SemuaCerita
Lihat SemuaAlex Abbad: BERANDAL Penantian 3 Tahun
Setahun belakangan ini Alex Abbad tinggal di Jawa. Untuk mengisi waktunya ia sibuk ngeband. Ia pun mengaku bahwa dirinya menunggu lama untuk bisa bekerja sama dengan sutradara film The Raid, Gareth Evans. "Sudah saya tunggu-tunggu dari 3 tahun yang lalu dan akhirnya sekarang adanya." Ungkap Alex sewBaca Selengkapnya ..
Gareth Evans: BERANDAL Akan Jauh Lebih Besar dari THE RAID
Criters, Film The Raid 2: Berandal kini sedang dalam tahap proses pengambilan gambar. Kegiatan syuting sendiri sudah dimulai sejak 19 Januari 2013 lalu, dan akan berjalan selama 6 bulan berturut-turut.Menurut sang Produser Ario Sagantoro, biaya atau investasi dana yang dikucurkan untuk memproduksi fBaca Selengkapnya ..
Petualangan Pijat plus-plus di Kota Bandung
Kasus prostitusi online di Bandung yang beberapa pekan lalu marak diperbincangkan, yang mana akhirnya berhasil diungkap oleh jajaran Kepolisian Polrestabes Bandung. Namun sebenarnya tidak hanya melalui online saja bisnis yang bertujuan untuk memuaskan hasrat para lelaki hidung belang itu berjalan. KBaca Selengkapnya ..
Kilas Kota
Kalau tersebut nama Kota Bandung yang teringat Criters apa siih, Gedung Sate, Monumen Perjuangan, Modenya, Kulinernya atau Geulisnya?
Itulah Kota yang selalu dipenuhi oleh pengunjungnya Kota Jakarta, khususnya HARPITNAS ataupun liburan hari besar lainnya. Namun sebelum berbicara Kota Bandung saat ini ada baiknya kita tahu cerita kilas baliknya berikut ini:
Daerah yang sekarang dikenal dengan nama Bandung semula adala Kabupaten Bandung dipimpin oleh Bupati ke 6 Wiranatakusumah II pada tahun 1794-1829, pada tahun 1809 saat Louis Napoleon, penguasa Belanda, memerintahkan Gubernur Jendral H.W. Daendels, untuk meningkatkan pertahanan di Jawa melawan Inggris. Mereka membangun jalan ke arah selatan, melewati dataran tinggi Priangan dengan nama The Groote Postweg (Jalur Pos Terhebat) dibangun 11 mil ke arah utara sampai ke jantung kota Bandung.
Kota Bandung sebenarnya termasuk salah satu kota di Indonesia yang paling beruntung karena masih memiliki salah satu saksi sejarah masa lalunya yang bisa dibaca lewat bangunan-bangunan tua dengan berbagai langgam arsitekturnya. Pada bulan Maret tahun 1946, dalam waktu kurang dari tujuh jam, sekitar 200.000 penduduk rakyat bandung mengukir sejarah dengan membakar rumah dan harta benda mereka, meninggalkan kota Bandung menuju pegunungan di selatan kota. Selang beberapa tahun kemudian, muncullah lagu "Halo-Halo Bandung" ditulis untuk melambangkan emosi mereka, seiring janji akan kembali ke kota tercinta, yang telah menjadi lautan api dimana mereka rela membumi hanguskan semua yang mereka miliki dengan maksud agar Sekutu tidak dapat menggunakannya lagi.
Bandung Lautan Api kemudian menjadi istilah yang terkenal setelah peristiwa pembakaran itu. Banyak yang bertanya-tanya darimana istilah ini berawal. Almarhum Jenderal Besar A.H Nasution teringat saat melakukan pertemuan di Regentsweg (sekarang Jalan Dewi Sartika), Istilah Bandung Lautan Api pertama kali ditulis di harian Suara Merdeka tanggal 26 Maret 1946. Seorang wartawan segera menulis berita dan memberi judul Bandoeng Djadi Laoetan Api. Namun karena kurangnya ruang untuk tulisan judulnya, maka judul berita diperpendek menjadi Bandoeng Laoetan Api.
Setelah Indonesia merdeka, Bandung menjadi ibukota provinsi Jawa Barat. Dimana saat itu Bandung merupakan tempat terjadinya konferensi Bandung pada tanggal 18 April – 24 April 1955 dengan tujuan untuk promosi ekonomi dan kerjasama budaya antara negara Afrika dan Asia, dan untuk melawan ancaman kolonialisme dan neokolonialisme oleh Amerika Serikat, Uni Soviet atau negara-negara imperialis lainnya.
(Dikutip dari berbagai sumber)
- Pemerintahan/Administrasi
- Hiburan/Wisata/Kuliner
- Event Budaya/Tradisi
- Kata Mereka
- Pendidikan/Sekolah
- Tahukah Kamu
-
sunting
Walikota: H. Dada Rosada, SH, Msi (2003-2013)
Wakil Walikota: Ayi Vivananda
Gubenur Jawa Barat: Ahmad Heryawan (2008-2013)
Wa-Gub Jawa Barat: Dede Yusuf
Fraksi – Fraksi DPRD Kota Bandung
FRAKSI PARTAI DEMOKRASI INDONESIA – PERJUANGAN
FRAKSI PARTAI DEMOKRAT
FRAKSI PARTAI GOLKAR
FRAKSI PARTAI AMANAT NASIONAL
-
sunting
Lalu bagaimana dengan wisatanya? Mungkin ini menjadi salah satu alternatif liburan keluarga terdekat yang hanya membutuhkan perjalanan berkisar 3 jam'an saja. Masih mempertahankan kehijauannya Kota Bandung banyak menawarkan taman-taman hingga ke kebun binatang seperti:
Bandung Timur:
Saung Aklung Mang Udjo (Wisata Seni Budaya dan Pendidikan) – Padasuka.
Padepokan Dayang Sumbi (Budidaya Ulat Sutra) – Arcamanik.
Caringin Tilu (Wisata Alam) – Pegunungan Manglayang
Dll
Bandung Utara:
Taman Budaya Dago (Wisata Alam dan Pendidikan) – Dago.
Monumen Pasir Pahlawan Otto Iskandar Dinanta (Pendidikan) – Lembang.
Teropong Bintang Bosscha (Wisata Pendidikan) – Lembang.
Kawah Gunung Tangkuban Perahu
Dll
Bandung Selatan:
Wisata Petik Strawberry – Ciwidey
Obyek Wisata Kawah Putih – Ciwidey
Dll
Bandung Barat:
Arung Jeram Citarum
Monumen Taman R.A Kartini – Baros Cimahi
dll
Kota Bandung:
Kebun Binatang Bandung – Jl. Taman Sari
Monumen Bandung Lautan Api – Jl. M. Toha
Trans Studio Bandung - Jl Gatot Subroto No 289
Rumah Sosis - Jl Setiabudi 295, Bandung
Dll
Sekitar Bandung:
Kampung Gajah – Jl. Sersan Bajuri Km 3,8
De' Ranch - Jl Maribaya No. 17, Lembang
Pusat Belanja
Factory Outlet:
Cihampelas
Dago
Braga
Taman Sari
Jajanan Khas:
Batagor Kingsley
Batagor Riri
Brownies Amanda
Kartikasari
Prima Rasa
Tahu Yun Yi – Bandung
Susu Murni - Lembang
Mall:
Bandung Supermal (BSM) - (Gatot Subroto)
Bandung Indah Plaza (BIP) - (Merdeka)
Braga City Walk - (Braga)
Paris Van Java – Jl. Sukajadi no. 137 - 139
-
sunting
Kota Bandung tidak hanya kaya kuliner dan dan mode, namun budaya dan tradisinya juga tidak kalah serunya. Ada baiknya bila saya melihat sisi unik dari tradisi Balapan Kerbau yang biasa dilakukan di salah satu wisata Bandung "Pantai Cipatujah".
Pantai ini memiliki batu karang yang kaya dan kerap dijadikan untuk berkembangbiak dan bertumbuhnya ikan-ikan. Disebutkan bahwa pantai ini merupakan pantai terlebar dan terpanjang di kawasan Pantai Selatan, Nah selain terkenal dengan keindahan alam Balapan Kerbau yang kerap diadakan di pesisir pantai ini. Atraksi tradisional ini cukup berkembang seiring dengan daerah Cipatujah yang merupakan daerah peternakan kerbau. Balapan Kerbau ini sebenarnya acaranya para peternak kerbau yang terkadang membutuhkan sarana rekreasi berbeda di waktu-waktu senggang, yang biasanya diiringi oleh kesenian rakyat seperti kendang penca, dogdog maupun buncis.
Tidak hanya itu Bandungpun juga mempunyai Barongsai, seni ini merupakan gabungan seni tradisional Cina yakni guntaw dan penca pada seni tradisional Sunda. Dalam perkembangannya seni ini lebih dikenal sebagai seni barongsai, terdiri atas materi seni pencak silat Sunda dan seni bela diri Cina serta diselaraskan dengan seni barong yang saat itu (hingga sekitar tahun 1942) popular di daerah yang kerap dipergelarkan pada acara selamatan kariaan (khitanan).
Ada juga kesenian Bejang. Benjang adalah jenis kesenian tradisional Tatar Sunda, yang hidup dan berkembang di sekitar Kecamatan Ujungberung, Kabupaten Bandung hingga kini. Dalam pertunjukannya, selain mempertontonkan ibingan (tarian) yang mirip dengan gerak pencak silat, juga dipertunjukkan gerak-gerak perkelahian yang mirip gulat.
-
sunting
"Saya sangat senang dan terkesan dengan jajanan dan masakan yang ada di Bandung saat ini. Sangat bervariasi, dan penuh dengan inovasi, sangat berbeda saat saya dulu masih tinggal di Bandung. Sangat banyak pilihan wisata kuliner di kota ini."
- Farah Quinn - Koki, Artis
"Bandung hebat berkat industri kreatifnya. Bahkan Amerika dan Inggris memetakan Bandung sebagai salah satu kota kreatif yang hebat, dan negara tetangga Malaysia pun menempatkan Bandung bersama New York sebagai kota wajib dikunjungi,"
- Pandji Pragiwaksono – Artis, Presenter, Penyiar Radio -
sunting
Institut
Institut Teknologi Bandung
Institut Teknologi Telkom, Bandung
Institut Manajemen Telkom, Bandung
Universitas
Universitas Islam Bandung, (UNISBA)
Universitas Islam Nusantara, (UNINUS)
Universitas Katolik Parahyangan, (UNPAR)
-
sunting
Walau banyak dan mempunyai arti yang luas mengenai mengenai arti kata "Bandung", namun kedua hal ini yang rasanya mendekati kebenarannya. Bandung, dari bahasa Sunda yang identik dengan kata "banding" atau "Ngabandeng" berarti berdampingan atau berdekatan memang selalu menjadi kota tujuan liburan bagi kota dan daerah-daerah sekitarnya.
Pendapat lain juga mengatakan bahwa nama Bandung, berasal dari kata "Bendung" atau bandeng (Ngabandeng) yang merupakan sebutan untuk genangan air yang luas dan tenang. Hal ini berkaitan dengan peristiwa terbendungnya aliran Sungai Citarum purba di daerah Padalarang oleh lahar Gunung Tangkuban Parahu yang meletus pada masa holosen (± 6000 tahun yang lalu). Akibatnya, daerah antara Padalarang hingga Cicalengka (± 30 kilometer) dan daerah antara Gunung Tangkuban Parahu hingga Soreang (± 50 kilometer) terendam air menjadi sebuah danau besar yang kemudian dikenal dengan sebutan "Danau Bandung" atau "Danau Bandung Purba".