Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

26 Desember 2014

Kota Denpasar

Galeri

Lihat Semua
5

Rating Pengguna

1 Votes

1 2 3 4 5

Review

(2 Review)
Tulis Review

Cerita

Lihat Semua
[FOTO] Artis Cantik Hollywood Ini Asik Berbikini di Bali
Tradisi Ciuman Bibir di Depan Umum

Tradisi Ciuman Bibir di Depan Umum

Ciuman sering dianggap suatu hal yang tabu atau porno di dalam kebiasaan masyarakat Indonesia. Banyak perempuan yang malu malu kalau dicium pacarnya, ada yang marah, ada yang biasa saja, dan ada juga yang minta nambah. Tapi di Bali ciuman malah dijadikan sebagai tradisi, bukan ciuman biasa dan di teBaca Selengkapnya ..

Madre

Madre

Cerita, Info Biografi Film Madre   Apa rasanya sejarah kita berubah dalam sehari.  Seperti tiba-tiba tercebur dipasir hisap. Makin dalam makin sesak. Hidupku kemarin lebih sederhana. Hari ini hidupku lebih kompleks. Dalam darahku mendadak seperempat tionghoa.. Nenekku keturunan india yang Baca Selengkapnya ..

sunting

Kilas Kota

Kota Denpasar yang merupakan ibukota Daerah Tingkat I Provinsi Bali adalah salah satu kota besar di Indonesia. Kota Denpasar mempunyai nama yang dapat diartikan sebagai “pasar baru”, sebelumnya kawasan ini merupakan bagian dari Kerajaan Badung, sebuah kerajaan yang pernah berdiri sejak abad ke-19, sebelum kerajaan tersebut ditundukan oleh Belanda pada tanggal 20 September 1906, dimana peristiwa heroik tersebut yang kita kenal dengan “Perang Puputan Margarana”.

Perang Puputan Margarana” menurut penduduk pribumi bali adalah perang sampai nyawa lepas atau tanggal dari badan. Dapat dikatakan kalau puputan adalah perang sampai game over atau titik darah terakhir. Kalau istilah Margarana diambil dari lokasi pertempuran hebat yang saat itu berlangsung di daerah Marga, Tababan-Bali.

Sejarah mengukir 5 perang puputan yang terjadi di Bali. Namun, yang terkenal dan termasuk hebat, terdapat sekitar dua puputan. Yang pertama, Puputan Jagaraga yang dipimpin oleh Kerajaan Buleleng melawan imprealis Belanda, dengan strategi puputan ketika itu adalah sistem tawan karang, yang bermaksud menyita transportasi laut imprealis Belanda yang bersandar ke pelabuhan Buleleng.

Kedua, pada 20 November 1940 pecahlah pertempuran Puputan Margarana. Letnan Kolonel I Gusti Ngurah Rai memimpin tentaranya melakukan serangan sampai mati pada pasukan Belanda yang bersenjata lengkap. Puputan Margarana dianggap sebagai perang sengit yang pernah bergulir di Pulau Dewata, Bali. Ada beberapa versi melatar belakangi meledaknya Puputan Margarana. Namun, jika kembali menengok lembaran sejarah Indonesia, maka dapat ditarik sebuah benang merah bahwa perang ini terjadi akibat ketidak puasan pejuang Bali pasca Perjanjian Linggarjati, perundingan 10 November.

Pada tahun 1946 Belanda menjadikan Bali sebagai salah satu dari 13 wilayah bagian dari Negara Indonesia Timur yang baru diproklamasikan, yaitu sebagai salah satu negara saingan bagi Republik Indonesia yang diproklamasikan dan dikepalai oleh Sukarno dan Hatta.

Pada 29 Desember 1949 Bali dimasukkan ke dalam Republik Indonesia Serikat ketika, Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia. Tahun 1950, secara resmi Bali meninggalkan perserikatannya dengan Belanda dan secara hukum menjadi sebuah propinsi dari Republik Indonesia.

Pada tahun 1963 Letusan Gunung Agung sempat mengguncangkan perekonomian rakyat dan menyebabkan banyak penduduk Bali bertransmigrasi ke berbagai wilayah lain di Indonesia.

Pada tahun 1965, seiring gagalnya kudeta G30S terhadap pemerintah nasional di Jakarta, di Bali menjadi salah satu daerah penumpasan terhadap anggota dan simpatisan Partai Komunis Indonesia. Di Bali, diperkirakan lebih dari 100.000 orang simpatisan PKI terbunuh atau hilang. Namun, kejadian-kejadian di masa awal Orde Baru tersebut sampai dengan saat ini belum berhasil diungkapkan secara hukum.

Bali kembali berduka pada 12 Oktober 2002, kawanan terroris meluluhlantahkan Bali di kawasan pariwisata Pantai Kuta, menyebabkan sebanyak 202 orang tewas dan 209 orang lainnya cedera, peristiwa ini lebih dikenal dengan Bom Bali I. Tidak berhenti disitu pada tahun 2005 kawanan terrori melanjutkan serangan Bom Bali II di Kuta dan pantai Jimbaran. Tragedi tersebut menyebabkan beberapa negara Asing melarang warganya berwisata ke Bali, saat itu Bali menghadapi tantangan berat dalam segi ekonomi dalam kunjungan Pariwisata.

Namun keadaan itu tidak bertahan lama kini Bali atau Pulau Dewata (island God/island Paradise) merupakan salah satu tempat wisata terbaik di Indonesia bahkan dunia. Sebagai pusat pariwisata yang terletak dekat pelabuhan atau Bandar Udara Internasional Nrugah Rai. Kota Denpasar mengalami perkembangan cukup pesat.

(Dikutip dari berbagai sumber)

(Foto: Denpasar FB)

Pemerintahan/Adminstrasi
Hiburan/Wisata/Kuliner
Event Budaya/Tradisi
Kata Mereka
Pendidikan/Sekolah
Tahukah Kamu
  • sunting

    Walikota : Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra,SE.MSi

    Wakil Walikota : IGusti Ngurah Jaya Negara ,SE

    Gubernur : Komjen Pol (Purn) I Made Mangku Pastika (2008-2013)

    Fraksi-Fraksi DPRD Kota Denpasar:

    Fraksi PDI Perjuangan

    Fraksi Partai Golkar

    Fraksi Partai Demokrat

    Fraksi Indonesia Raya

    Fraksi Gabungan

  • sunting

    Berwisata ke Bali yang memiliki banyaknya pantai-pantai nanindah rasanya tidak lengkap bila tidak mengunjungi salah satu pantai di kota "Hatinya Bali" ini. Namun tidak selamanya indah, dimana Bali mendapat cobaan dengan terjadinya 2 kali bom di 2002 dan 2005. Kini berangsur-angsur kembali dan keindahan beserta keramah-tamahan memulihkan luka yang duhulu terjadi. Salah satunya yaitu pantai Sanur, pantai yang bersejarah ini dipastikan akan membuat kamu kembali jatuh cinta lagi dan lagi kepada pulau dewata ini, tapi tidak Cuma itu loh yang Denpasar tawarkan, inilah daftarnya:

    • Kawasan Pariwisata Sanur
    • Tanah Lot
    • Taman Safari Bali
    • Pulau Serangan
    • Monumen Perjuangan Rakyat Bali
    • Museum Bali
    • Hutan Mangrove (Hutan Bakau)
    • Taman Budaya (Art Centre)
    • Desa Budaya Kertalangu
    • Pasar Badung
    • Pasar Burung
    • WaterBom Bali

    Khas Denpasar

    Krupuk Klejat, Makanan Khas Serangan

    Aneka olahan kakul Pan Putu, Enak dan Sehat

    Ikan Bakar Bendega, Sambalnya Komplit

    Nasi Campur Warung Satria, Teguh Menjaga Citarasa

    Rumput Laut Ala Serangan, Maknyusss

    Daftar Pusat Belanja/Mall:

    Bali Collection

    Denpasar Mall

    Discovery Shopping Mall

    Istana Kuta Galeria

  • sunting

    Sebagai kota yang menjadi tujuan liburan dari seluruh penjuru dunia, kota Denpasar, Bali juga kaya akan budaya-budayanya yang sangat menarik, seperti:

    Makotek / Ngrebeg

    Warisan budaya sejak jaman kejayaan kerajaan mengwi, ngrebeg dilaksanakan tiap 6 bulan sekali

    Perang Siat Sampian

    Ratusan warga mengelilingi areal pura sambil menggerak-gerakkan tangan mereka seperti burung gagak (goak).

    Omed - Omedan (Festival Ciuman Massal)

    Dalam sejarahnya, tradisi ini dimulai pada abad ke-17. Sebelumnya tradisi ini dilakukan pada hari Nyepi yang diikuti puluhan atau bahkan sampai ratusan pemuda pemudi.

    Mageret Pandan

    Sarana latihan ketangkasan seorang prajurit dalam masyarakat Tenganan sebagai penganut Agama Hindu aliran Dewa Indra sebagai Dewa Perang

    Magoak - Goakan

    Seni permainan burung gagak. Permainan ini dipolitisasi oleh KBP yang ingin memekarkan daerah kekuasaannya.

  • sunting

    "The inner peace and balance of true love in Bali" Eat, Pray, Love The Movie starring Julia Roberts

  • sunting

    Universitas:

    Universitas Dwijendra

    Universitas Hindu Indonesia

    Universitas Mahasaraswati Denpasar

    Universitas Mahendradatta

    Universitas Ngurah Rai

    Universitas Panji Sakti

    Universitas Pendidikan Nasional

    Universitas Warmadewa

    Universitas Dhyana Pura, Badung

    Institut:

    IKIP PGRI Bali

    ISI

    Sekolah Tinggi:

    Sekolah Tinggi Bahasa Asing Hita Widya

    Sekolah Tinggi Bahasa Asing Saraswati

    Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Denpasar

    Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bali

    Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Handayani

    Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik Wira Bhakti

    STIE Triatma Mulya

    STMIK

    STMIK STIKOM Bali

  • sunting

    Kalau pemuda yang bernama "Rob Rama Rambini" telah berhasil berlayar solo dari California, Amerika Serikat, ke Denpasar, Bali?

    Setibanya di Dermaga Beno, Rob Rama Rambini langsung disambut dengan gamelan bleganjur dan jegog. Bukan cuma itu, ia juga disuguhkan sejumlah tarian khas Bali. Aksi Rama membuatnya mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia sebagai orang Indonesia pertama yang berlayar seorang diri dari California menuju Bali.

Review

Lihat Semua
(2 Review)
  1. Carolena Amd Ditulis pada tanggal 03 Februari 2013 21:22

    dia punya sejarah yang cukup luas juga ya kan yang pastinya kayak begitu

  2. Carolena Amd Ditulis pada tanggal 03 Februari 2013 21:21

    mantap nih kota denpasar yang pastinya kayak begitu ya kagak nih

Laporkan Cerita