Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

20 April 2014

Aji Santoso

2.6

Rating Pengguna

5 Votes

1 2 3 4 5

Review

(7 Review)
Tulis Review

Cerita

Lihat Semua
Rahmad Darmawan Belum Tahu Ditunjuk Sebagai pelatih Timnas U-23 Indonesia

sunting

Biografi

Aji lahir di Kepanjen, Kabupaten Malang, ia besar dalam lingkungan keluarga dengan ekonomi pas-pasan. Sejak kelas 2 sekolah dasar, ia mulai suka bermain sepak bola antarkampung.

Setiiap hari sepulang sekolah dan sebelum latihan, Aji harus bekerja membungkus kerupuk di sebuah pabrik demi membantu orang tuanya. Dari pabrik kerupuk, Aji kecil jadi tukang pikul di pasar. Ia biasa mengangkut terasi dan ikan asin. Upah yang didapat dipakai buat menambah biaya sekolah.

Bakat Aji makin terarah dan terasah di bawah asuhan Winarto, pelatih klub Argo Manunggal Saunggaling (AMS), Kepanjen, selama dua tahun (1985-1986). Dari AMS, Aji diterima di Persema Junior. Uang saku yang diterimanya Rp 10 ribu.

Nama Aji makin dikenal berkat kepiawaiannya sebagai bek kiri. Sinyo Aliandoe pun kepincut dan memboyong Aji ke Arema Malang, klub Galatama yang baru saja dibentuk pada 11 Agustus 1987. Ia resmi jadi pemain profesional dengan bayaran Rp 40 ribu per bulan.

Aji masuk Arema tanpa melalui seleksi, dia langsung menempati posisi inti untuk bek kiri. Pada tahun 1989 Aji dipanggil masuk timnas senior untuk pertandingan tournament King"s Cup di Thailand. Waktu itu usia Aji 18 tahun. Akhirnya kondisi itu membuat Aji pada 1990 menempati posisi inti di Timnas Indonesia menggeser pemain seniornya Jaya Hartono. 

Yang membanggakan lagi, ia tak pernah duduk sebagai pemain cadangan, baik saat di tim nasional maupun di klub profesional. Ia selalu menjadi pemain utama. Kenangan termanis diperoleh Aji saat berkostum Merah-Putih. Di final Piala Kemerdekaan di Senayan, Jakarta, September 2000, Aji menceploskan satu gol dan menggenapkan skor keunggulan atas Irak menjadi 2-0.

Kenangan pahitnya, pada 1995, ia didemo Aremania gara-gara memutuskan hengkang ke Persebaya, yang notabene musuh bebuyutan Arema. Sekitar 500 Aremania membentangkan spanduk berisi protes, tepat di depan hotel tempat resepsi pernikahannya dihelat.

Baca Selengkapnya ..

Tahukah Kamu ?
Penghargaan / Prestasi
  • sunting

    1. Persebaya Surabaya, PSM Makassar, Persema Malang, merupakan klub yang pernah Aji singgahi sebelum kini menjadi seorang pelatih, selain klub-klub tersebut Aji pun pernah memperkuat timnas Indonesia jadi tidak berlebihan kalau ia di sebut sebagai sang legenda hidup sepakbola Indonesia.

    2. Aji pernah diajar oleh sejumlah pelatih terbaik di negeri ini. Dari sekian banyak pelatih, Aji mengaku paling banyak menyerap ilmu dan wawasan kepelatihan dari Andi M. Teguh (almarhum), bekas pelatih tim nasional yang juga pernah melatih Arema (1989-1991). Pelatih asing di luar Indonesia yang disukai Aji adalah Jose Mourinho. 3. Aji Santoso pernah mencatatkan kenangan buruk bagi sepakbola Indonesia. Ketika dilatih olehnya, Timnas Senior Indonesia mencatatkan rekor kekalahan paling telak yaitu 0-10 dari Bahrain di Pra Piala Dunia 2014. Hingga saat ini, kekalahan tersebut menjadi kekalahan terbesar sepakbola Indonesia.
  • sunting

    Sebagai pemain
    • Medali perak PON (Jawa Timur/1989)
    • Medali emas SEA Games Filipina (timnas/1991)
    • Medali perunggu SEA Games Singapura (timnas/1993)
    • Juara Galatama (Arema Malang/1993)
    • Juara Liga Indonesia (Persebaya/1997)
    • Medali perak SEA Games Jakarta (timnas/1997)
    • Medali perunggu SEA Games Brunei Darussalam (timnas/1999)
    • Juara Liga Indonesia (PSM Makassar/2000)
    • Juara Piala Kemerdekaan di Jakarta (2000)
    Sebagai pelatih
    • Runner-up Divisi III Liga Indonesia 2006 bersama Persiko Kota Baru Kalsel
    • Juara POMNAS X 2007 di Banjarmasin
    • Medali Emas PON Kaltim 2008(bersama PON Jatim)
    • Lolos playoff ke ISL bersama Persebaya Surabaya 2009

Review

Lihat Semua
(7 Review)
  1. Mustopa Ditulis pada tanggal 10 September 2012 12:00

    kapan ya, Indonesia mengalahkan Malaysia, Pa Aji tolong Support Anak asuhnya dengan baik..maju terus pa Aji..

  2. novach Ditulis pada tanggal 27 Juli 2012 10:15

    mantap deh.... moga jaya selalu dan u 23 ga kalah keren sama klub lainnya....

  3. Budi Hermanto Ditulis pada tanggal 25 Juli 2012 09:37

    Indonesia butuh figur seorang pelatih seperti anda mas, ukirkan prestasi untuk Timnas Indonesia, TUNJUKAN PADA DUNIA... BAHWA SEBENARNYA ANDA MAMPUH....

Laporkan Cerita