Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

23 Agustus 2014

Eka Ramdani

5

Rating Pengguna

1 Votes

1 2 3 4 5

Review

(1 Review)
Tulis Review

sunting

Biografi

Eka mengawali karir bermain sepakbolanya dari klub amatir sejak masih remaja di UNI Bandung, yang merupakan salah satu klub binaan Persib. Baru mulai menapaki karir sepakbola profesional, setelah bergabung dengan Persib Bandung pada 2000 silam.

Namun Eka sempat hijrah dan bermain di klub asal Jakarta Timur, Persijatim, pemain bernomor punggung 18 ini kembali ke klub asalnya Persib. Penampilannya yang terus konsisten membuat ia tercatat sebagai salah satu dari beberapa pemain stok lama Persib yang cukup lama membela Maung Bandung.

Postur tubuhnya memang tidak begitu tinggi karena hanya 165 cm dan berat 56 kg. Sangat jauh dari ukuran ideal seorang pemain sepakbola, tapi jangan ditanya soal agresifitas dan daya jelajahnya di dalam lapangan. Pergerakannya terkadang sulit dihentikan pemain belakang lawan yang justru memiliki postur lebih tinggi

Karena penampilan konsisten itu pula membuat ia sudah menjadi pemain langganan timnas Indonesia sejak masih berusia belasan tahun. Tercatat Eka pernah memperkuat timnas Indonesia di Pra Piala Asia U-16, Piala ASEAN U-19, Pra Piala Asia U-20, Piala Sultan Brunei U-21, Pra Olimpiade Athena, dan SEA Games(U-23).

Sedangkan debutnya bersama timnas senior dimulai ketika Indonesia melakoni pertandingan persahabatan dengan Afrika Selatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, 2005 silam. Di mana dalam laga itu Eka mampu tampil mengesankan dan membuat ia semakin mantap mengenakan baju Merah Putih.

Menjadi pemain terkenal dan ikon tim tidak hanya membuat ia termasuk incaran banyak tim. Tapi juga masuk dalam jajaran pemain lokal termahal di tanah air. Konon, Persib harus merongoh koceknya hingga Rp500 juta untuk mengontraknya selama satu musim. Nilai yang terbilang lumayan besar bagi pemain sepakbola lokal di Liga Indonesia.

Untuk pertama kalinya sepanjang karir bermain sepakbolanya di depak dari timnas, menyusul tindakan indisipliner yang dilakukannya dengan tidak hadir di pemusatan latihan nasional (Pelatnas) timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih Benny Dollo. Semula, ia dikabarkan izin karena ingin mendampingi orangtuanya yang sedang melakukan persiapan ke tanah suci. Belakangan ia dikabarkan sakit.

Pencoretannya dari skuad timnas senior menimbulkan polemik. Maklum saja karena meski dikabarkan sakit dan harus istirahat dari rutinitas sepakbola, dokter tim Persib Ia Kurnia sendiri mengaku tidak tahu mengenai keberadaan salah satu pilar andalan di lini tengah Persib itu.

Kabar Menghebohkan dari Eka yaitu saat keputusannya untuk meninggalkan Persib Bandung , dan menuai hujatan dari jutaan bobotoh. Ebol (sapaan sayang bobotoh untuk Eka) yang enam musim terakhir ini menjadi ikon Persib, pergi meninggalkan tim yang telah membesarkannya secara diam-diam.

Sebelum berlabuh di Persisam, rumor hengkangnya kapten Persib ini memang begitu kencang.Setelah mangkir dalam pengumuman skuad Persib 2011-2012, dia juga tidak ikut berlatih dengan rekan-rekannya dengan alasan cedera.

Keputusan kontroversial yang diambil Eka, tentu saja mengagetkan jajaran manajemen dan bobotoh Persib, karena sejak jauh-jauh hari, dia telah diumumkan sebagai pemain yang akan dipertahankan. Jajaran manajemen Persib bahkan berulang-ulang mengatakan bahwa Eka Ramdani tidak akan kemana-mana. Manajer Persib, H. Umuh Muhtar, mengaku kaget dengan kepergian pemain kesayangannya itu.

Sesaat setelah berita kepindahan Eka diberitakan, ribuan bobotoh menyampaikan unek-uneknya lewat berbagai sosial media. Sebagian besar bobotoh, menyayangkan keputusan itu bahkan komentar-komentar pedas dan caci maki ditujukan atas "penghianatan" pemain asal Purwakarta terhadap tim yang telah membesarkannya. Kekecewaan yang sama nampaknya juga akan dirasakan jutaan bobotoh Persib di seluruh dunia. Selain dianggap berkhianat, kekecewaan bobotoh juga didasarkan karena Eka pergi tanpa pamit sehingga dianggap tak beretika. Baca Selengkapnya ..

Penghargaan
  • sunting

    Youth Champion Of Sport Category

Review

Lihat Semua
(1 Review)
  1. muhamad wildan musthofa Ditulis pada tanggal 13 Agustus 2012 11:41

    weleh2.... Kenapa pertandingan sepak bola harus dihiasi dengan kekerasan

Laporkan Cerita