Dapatkan berbagai hadiah langsung dengan mengirimkan komentar dan Ceritamu! Ayo cek di sini!

30 Juli 2014

Sunan Muria

0

Rating Pengguna

0 Votes

1 2 3 4 5

Review

(0 Review)
Tulis Review

sunting

Biografi

Sunan Muria dilahirkan dengan nama Raden Umar Syaid. Menurut beberapa riwayat Sunan Muria merupakan putra dari Sunan Kalijaga yang menikah dengan Dewi Soejinah (putri Sunan Ngudung). Nama Sunan Muria sendiri diperkirakan berasal dari nama gunung Muria. Gunung tersebut merupakan tempat beliau berdakwah hingga tempat dia dimakamkan.

Berbeda dengan sang ayah, Sunan Muria lebih suka tinggal di daerah yang sangat terpencil dan jauh dari pusat kota untuk menyebarkan agama Islam. Maka dari itu, ia memilih gunung Muria sebagai tempat berdakwahnya.

Bercerita tentang Sunan Muria, wali ini terkenal karena kesaktian ilmunya. Ia memiliki fisik yang kuat karena sering naik turun gunung muria yang tingginya sekitar 750 meter untuk menyebarkan agama Islam kepada penduduk setempat.

Kesaktiannya tersebut ditemukan saat beliau dipercaya untuk menikahi Dewi Roroyono putri dari seorang ulama bernama Ngerang yang sangat disegani masyarakat , yang bertempat tinggal di juana, pati jawa tengah. Bahkan Sunan kudus pun juga sempat menjadi murid ulama tersebut.

Konon, ada suatu kejadian dimana Dewi Roroyono diculik oleh murid Ngerang sendiri yakni Adipati Pathak Warak. Berbeda dengan Sunan Muria dan Sunan Kudus yang bisa menahan pandangan mata dari wanita cantik karena ilmu agama mereka, murid Ngerang yang satu ini sangat tergila-gila dengan Dewi Roroyono. Sempat mendapat penolakan dari wanita tersebut, Pathak Warak kesal dan berniat untuk menculik wanita yang sudah membuat dirinya tergila-gila.

Tau anaknya diculik oleh Pathak Warak selepas sebuah pertemuan yang dihadiri semua murid-muridnya, Ulama Ngerang mengumpulkan lagi semua murid yang masih tinggal ditempatnya dan masyarakat untuk membantu menemukannya. Ngerang pun berjanji akan memberi hadiah, jika ia wanita akan dijadikan saudara Dewi Roroyono, apabila ia laki-laki, Beliaun berjanji akan menikahi anaknya dengan pria tersebut. Meski begitu, ternyata hanya Sunan Muria yang menawarkan diri untuk menyelamatkan Dewi Roroyono.

Ketika pengejaran Sunan Muria kepada Pathak Warak, Sunan Muria bertemu dengan Kapa dan Gentiri (adik seperguruan Sunan Muria) yang telah pulang terlebih dahulu dari pertemuan yang diceritakan diatas. Sunan Muria lantas menceritakan apa yang terjadi dan segera ingin melanjutkan pengejarannya. Tapi kedua saudaranya itu menahan Sunan Muria, dan menawarkan diri untuk menggantikannya untuk membawa kembali Dewi Roroyono. Disitu keduanya berjani, jika berhasil Sunan Muria tetap berhak menikahi Dewi Roroyono.

Alhasil, Kapa dan Gentiri berhasil menculik balik Dewi Roroyono dari Pathak Warak. Uniknya mereka berdua langsung membawa Dewi Roroyono ketempat ayahnya Ngerang. Disana keduanya menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.

Dilain pihak, Sunan Muria yang belum tau Dewi Roroyono telah dibawa pulang oleh kedua saudaranya, bertemu dengan Pathak Warak yang sedang mengejar Kapa dan Gentiri. Sunan Muria menghadang laju kuda yang dinaiki Pathak Warak tanpa mengetahui apa yang telah terjadi. Pathak Warak menjelasakan dan terjadilah perkelahian. Diriwayatkan, karena kesaktiannya, dalam duel tersebut Sunan Muria mengalahkan Pathak Warak hanya beberapa kali gebrakan saja. Bahkan seluruh kesaktian dari Pathak Warak lenyap, dai ia lumpuh hingga tidak bisa berdiri lagi.

Pada akhirnya, Ulama Ngerang menjodohkan Dewi Roroyono dengan Sunan Muria.Upacara pernikahan pun dilaksanakan. Kapa dan Gentiri berjasa besar diberi hadiah tanah di desa buntar. Dengan hadiah itu keduanya menjadi orang kaya yang kehidupan mereka serba kecukupan. Sementara itu, Sunan Muria segera memboyong istrinya ke padepokan gunung muria. Mereka hidup bahagia karena merupakan pasangan ideal.

Baca Selengkapnya ..

Info Tambahan
  • sunting

    Melanjutkan cerita kisah Sunan Muria diatas, ternyata ketika Sunan Muria resmi menikah dengan Dewi Roroyono, masalah baru muncul mengganggu kehidupan pasang suami itu. Menariknya, masalah muncul datang dari kedua saudara seperguruan Sunan Muria yang menolong mengembalikan istrinya dahulu yakni Kapa dan Gentiri.

    Kedua orang itu menyesal sudah menolong Sunan Muria karena mulai dirasuki iblis dengan sama-sama menyukai istri dari Sunan Muria, Dewi Roroyono. Mereka tergila-gila dengan kecantikan Dewi Roroyono dengan berniat menjadikan Istri mereka.

    Sayang, ketika melancarkan aksinya, lagi-lagi cerita ini menggambarkan bagaiman kesaktian ilmu yang dimiliki Sunan Muria. Diriwayatkan, Kapa dan Gentri tewas saat berhadapan dengan Sunan Muria saat hendak melakukan tindakan jahat mereka.

Laporkan Cerita